Update SFC
Rizky Dwi Ramadhana Senang Cetak Gol
Rizky senang bisa mencetak gol kemenangan bagi timnya, meskipun belum tahu apakah golnya itu bisa meloloskan SFC ke semifinal atau tidak.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC gagal meraih kemenangan besar saat bertarung melawan Persik Kediri, dalam lanjutan grup B Piala Gubernur Jatim di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (18/12/2013). Laskar Wong Kito hanya berhasil mencetak satu gol via striker muda, Rizky Dwi Ramadhana pada menit ke-81. Hasil itu jelas menjadikan peluang SFC untuk lolos ke babak semifinal semakin sulit.
Rizky sendiri mengaku sangat senang bisa mencetak gol kemenangan bagi timnya, meskipun dia sendiri belum tahu apakah golnya itu bisa meloloskan SFC ke babak semifinal atau tidak. Terlepas dari itu semua, Rizky telah membuktikan kalau dirinya memang sudah layak untuk bermain di level tertinggi. Jebolan SFC U-21 itu berharap bisa terus diberikan kesempatan oleh pelatih agar bisa bermain di kompetisi ISL musim depan.
“Semoga saja musim depan bisa dipercaya oleh pelatih untuk turun di lapangan hijau,” katanya ketika dihubungi Sripoku.com, Rabu (18/12/2013).
Ditambahkan pemuda yang akrab disapa Eki ini, satu gol kemenangan bagi SFC itu jelas sangat berarti sebab itu dilakukan kalah dia berseragam SFC senior. Sebab, selama musim lalu dirinya sudah tergabung dalam skuad senior, tapi waktu itu dia masih belum dipercaya oleh pelatih Kas Hartadi.
“Saya persembahkan gol ini bagi masyarakat Sumsel dan terutama buat kedua orang tua saya, yang terus memberikan dukungan,” ucapnya.
Manajer Tim SFC, Robert Heri juga sangat mengapresiasi gol tunggal yang dicetak Rizky. Gol itu jelas membuktikan kalau kualitas pemain Sumsel juga tidak kalah dibandingkan daerah lainnya. Dia menyakini kalau Rizky terus diberikan kesempatan lebih banyak untuk tampil dilapangan hijau, bukan tidak mungkin pemuda yang masih berusia 21 tahun itu akan menjadi striker andalan SFC bahkan Indonesia.
“Kita harap dibawah kepelatihan Subangkit ini, potensi-potensi muda yang dimiliki Sumsel bisa diberi kesempatan lebih banyak lagi. Ajang Piala Gubernur Jatim inilah yang akan dijadikan bahan evaluasi pelatih, apakah pemain-pemain muda kita itu sudah siap berlaga di ISL musim depan atau tidak,” paparnya. (cw2)