Breaking News:

Diserempet KA, Ade Jatuh ke Sungai Enim dan Tenggelam

Diduga tidak hati-hati, korban terserempet dan akhirnya terjatuh ke dalam Sungai Enim yang kebetulan air sedang tinggi karena terus diguyur hujan.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/MUARAENIM
Seorang keluarga korban menunjukkan foto Ade Candika Pratama (13), warga Jalan Pangeran Danal, Muaraenim. Diduga ia tewas terserempet kereta api dan terpental lalu tenggelam ke dalam Sungai Enim, di Jembatan KA Enim I, Sabtu (7/12/2013) sekitar pukul 16.30. 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Malang sekali nasib Ade Candika Pratama (13) warga Jalan Pangeran Danal, Muaraenim. Diduga terserempet kereta api, korban terpental dan tewas tenggelam ke dalam Sungai Enim. Peristiwa tersebut terjadi di Jembatan KA Enim I, Sabtu (7/12/2013) sekitar pukul 16.30.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal ketika korban yang telah putus sekolah ini seperti biasa bermain-main di jembatan KA Enim I yang melintas Sungai Enim bersama teman-teman sebayanya. Ketika korban sedang berada di tengah jembatan, tiba-tiba ada kereta api penumpang yang melintas dari arah Muaraenim menuju Lahat.

Diduga tidak hati-hati, korban terserempet dan akhirnya terjatuh ke dalam Sungai Enim yang kebetulan air sedang tinggi karena terus diguyur hujan. Melihat hal tersebut teman-temannya sempat berteriak dan berupaya menolong. Namun karena arus deras korban pun langsung menghilang tenggelam.

Menurut kakek Ade, Elanudin (53), korban yang merupakan cucunya tersebut merupakan anak yatim karena sudah ditinggal ayahnya sejak berumur empat tahun. Ade merupakan anak pertama dari dua bersaudara dari orang tuanya (alm) Yusran dan ibunya Ika Dewi Fitriani (32).

Sejak ayahnya meninggal, Ade tinggal dengannya dan tidak lagi bersekolah. Kesehariannya korban berkelakuan seperti anak-anak seumurnya yang sering bermain dan mandi di jembatan kereta api.

"Kami berharap cucu saya cepat ditemukan. Jika ada yang menemukan tolong informasikan ke kami," ujarnya.

Sementara itu tim SAR Pemkab Muaraenim Abu Bakar mengatakan, sampai saat ini korban belum ditemukan. Upaya pencarian selain dari BNPB Muaraenim, juga dibantu tim SAR dari SAR PTBA dan PAMA.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved