Awak Bus Transmusi Ancam Mogok Sehari Penuh

Pramugara tersebut mengaku hanya digaji 20 persen dari total gaji yang harus dibayar manajemen pada November lalu.

Penulis: Tiara | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Karena masih belum terpenuhinya pembayaran gaji yang tertunggak, seluruh sopir dan pramugara Bus Transmusi, mengancam akan mogok kembali, Senin (9/12/2013).

Salah satu pramugara bus Transmusi jurusan Ampera-Alang-Alang Lebar yang tak disebutkan namanya, mengaku ancaman tersebut menindaklanjuti dari aksi mogok sebelumnya.

"Kami beri waktu manajemen 24 jam. Kalau mereka tidak memenuhi, kami akan mogok lagi besok, mungkin satu hari penuh," ujar pramugara, Minggu (8/12/2013).

Pramugara tersebut mengaku hanya digaji 20 persen dari total gaji yang harus dibayar manajemen pada November lalu.

Sebelumnya aksi mogok telah dilakukan selama dua hari, yakni Jumat dan Sabtu. Pada Jumat lalu hanya mogok sampai pukul 08.00, dan Sabtu mogok hingga pukul 14.00.

Sehari sebelumnya, Sabtu (7/12/2013), sebanyak 800 karyawan bis rapit transit (BRT) Trans Musi Palembang kembali melakukan aksi mogok di Terminal Alang-Alang Lebar, Sabtu (7/12/2013) sejak pagi hingga pukul 14.00.

Mereka yang terdiri dari sopir dan pramugara ini bersama 120 kendaraan bis melakukan aksi mogok masih menuntut keterlambatan pembayaran gaji mereka per November 2013.

Tags
transmusi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved