Dikira Air Ternyata Pestisida

Karena kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh, gadis belia yang sudah tunangan ini langsung menyambar sebuah botol yang tergeletak.

Penulis: Tommy Sahara | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, LAHAT - Kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh membuat Iis (18), remaja putri warga Desa Tanjung Aur Kikim Tengah, Kabupaten Lahat langsung menenggak air dari sebuah botol, Selasa (3/12/2013). Sayangnya, isinya ternyata pestisida yang digunakan untuk membunuh hama tanaman. Ia pun langsung mual dan muntah-muntah hingga dilarikan ke IGD RSUD Lahat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut berawal saat Iis berniat pergi ke kebun orangtuanya untuk makan buah durian. Ia pun berjalan kaki beberapa kilometer menuju kebun. Namun di tengah perjalanan ia memilih mampir di pondok milik calon mertuanya.

Karena kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dengan berjalan kaki, gadis belia yang sudah tunangan ini langsung menyambar sebuah botol yang tergeletak. Ia kemudian meminum air yang ada di dalamnya, karena merasa sangat kehausan.

Iis tidak menyadari bila botol tersebut berisi cairan pestisida yang digunakan untuk membunuh hama di kebun. Beberapa menit kemudian, ia merasakan ada yang tidak beres di dalam tubuhnya. Sebab tiba-tiba saja kepalanya menjadi pusing, diserta mual di perutnya. Selang beberapa saat Iis langsung muntah-muntah hingga semua isi perutnya terkuras habis.

Sadar ada yang tidak beres dengan kondisi Iis, calon mertua dan warga lain kemudian memilih membawanya pulang ke rumah. Mereka lalu menuju ke Puskemas agar ia mendapat perawatan, namun harus dirujuk ke RSUD Lahat karena kondisinya semakin parah.

"Katanya ia baru minum sedikit, langsung terasa pusing," ujar Asmawati (50) orangtua Iis di IGD RSUD Lahat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved