2.000 Unit Rumah Bangun Khusus Kalangan MBR

Hal itu dibuktikan dengan tahap pertama dengan membangun 2.000 unit rumah di Talangkeramat, Banyuasin MBR yang tidak punya slip gaji.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - DPD ASPPRIN (Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia) Sumsel bersama SPINDO (Serikat Pekerja Sektor Informal) dan YAPPERTINDO (Yayasan Perumahan Pekerja dan Tani Indonesia) membuat terobosan dengan membangun 3.000 unit bagi (masyarakat berpenghasilan rendah).

M Fitri Yansyah, Ketua DPD ASPPRIN (Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia) Sumsel mengatakan, perumahan ini dibangun khusus perumahan yang pro rakyat. Hal itu dibuktikan dengan tahap pertama dengan membangun 2.000 unit rumah di Talangkeramat, Banyuasin MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) yang tidak punya slip gaji. Itu sudah mulai sejak September 2013 di area 20 hektare yang sudah pembebasan lahan. Diantaranya 8 hektare sudah dibuka, dalam 3 bulan ini sudah 10 unit rumah dibangun.

"Ini bukan KPR inden, tapi kita terus membangun terus adakan progres pembangunan. Peruntukannya seperti buruh harian lepas, tukang. Ini mengaju program Menpera yang diberikan kepada SPINDO (Serikat Pekerja Sektor Informal) dan PT Amanah Indo Sukses Utama sebagai pelaksana rumah tersebut," ujar Fitri Yansyah saat menyerahkan Trofi Juara menjadi salah satu sponsor Piala Asosiasi SSB U-15 di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Sabtu (30/11/2013).

Seribu rumah lagi akan dikondisikan di Musirawas. Namun ini masih wacana karena belum ada titik terang di Mura.

"Di Talang Keramat izinnya dipersulit. Birokrasinya kompleks. Mestinya Pemkab-nya berbangga hati. Kok nggak bisa back-up kerjasama ini seperti mempermudah perizinan dan lain-lain. Bukannya minta gratis. PNS berpenghasilan Rp 3 juta ke atas tidak boleh mengambil program ini. Rumahnya bukan murahan, sembarangan tetapi layak huni. Batako seluruh plaster, dicat, plafon dan keramik. Hanya Rp 88 juta dan terima SHM. Dengan subsidi pemerintah serta Ketua DPD ASPPRIN Sumsel," papar pria alumni SMA Kosgoro.

ASPPRIN sendiri baru dibentuk Oktober 2013 ini di Jakarta sesuai dengan rapat pleno dilaporkan ke Presiden SBY dengan Ketua DPP ASPPRIN Jantje E Frans dan Sekjen Leo TD Sarumpait SH. Organisasi tersebut langsung dibentuk di 32 Provinsi untuk perwakilan DPD Provinsi.

Tags
MBR
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved