Penderita HIV/AIDS di Sumsel Meningkat

Husni menambahkan, angka kumulatif dari tahun 1995 sampai dengan Juni 2013 sebanyak 950 pengidap HIV, 14 diantarnya meninggal.

Penulis: Yuliani | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jelang peringatan hari HIV/AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember mendatang, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel berencana menggelar aksi solidaritas dengan membagikan bunga di sejumlah jalan protokol. Hal ini diungkapkan direktur eksekutif PKBI, Amirul Husni SH saat ditemui Sripoku.com di kantor PKBI, Jl Kol H Burlian KM 6, Jumat (29/11/2013). Selain aksi membagikan bunga tersebut, PKBI dan sejumlah relawan lainnya juga akan melakukan refleksi atau malam perenungan HIV/AIDS.

"Aksi ini nantinya adalah bentuk solidaritas atas keprihatinan semakin meningkatnya jumlah penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun," ucap Husni.

Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan mengingat provinsi Sumsel sendiri menempati urutan kesebelas pengidap atau penderita HIV/AIDS di Indonesia.

Husni menambahkan, angka kumulatif dari tahun 1995 sampai dengan Juni 2013 sebanyak 950 pengidap HIV, 14 diantarnya meninggal. Lalu 606 penderita AIDS, dan 103 telah meninggal.

"Angka ini akan terus bertambah seiring dengan laju pertumbuhan penduduk. Contohnya saja, sejak Januari sampai Juni 2013 sudah terdapat 60 pengidap HIV dan 60 penderita AIDS. Dari 60 pengidap tersebut, 4 di antaranya sudah meninggal. Jelas ini sangat memprihatinkan," ujarnya.

Ditegaskannya lagi, mayoritas penderita atau pengidap penyakit tersebut terdapat pada usia produktif. "Jadi kita sudah punya inisiatif, mulai bulan Oktober kemarin sudah mengadakan konseling tes atau tes sukarela. Tes ini bersamaan dengan penyuluhan dan pencegahan penyakit menular tersebut. Dan yang kita prioritaskan adalah hotel, panti pijat, pusat hiburan, termasuk kampung baru. Intinya, setiap jangkauan pasti akan kita sosialisasikan mengenai penyakit ini," ungkapnya.

Menurut Husni, sangat penting memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS yang sekarang mulai menjangkiti segala usia. Terlebih penyakit ini lebih dominan pada kaum laki-laki. "Yang pastinya, mari sama-sama kita berupaya menekan laju penularan penyakit ini. Agar penderita HIV/AIDS dapat turun," ujar advokat ini.

Sementara itu, komunitas Odha (sebutan bagi penderita HIV/AIDS) kota di Sumsel yang dinaungi PKBI terus dipantau perkembangannya. Sejauh ini beberapa relawan seperti Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) turut membantu memantau perkembangan dan penyuluhan.

Para penderita tersebut diberi life skill, dan terus didorong untuk tetap semangat dalam menjalani kehidupan.

Tags
HIV/AIDS
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved