OKI Gelar Tes HIV Massal

Tes HIV diselenggarakan oleh Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat.

Penulis: Mat Bodok | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Sebanyak 300 orang peserta dari Pegawai Negeri Sipil (PNS, masyarakat, kepolisian serta TNI ikut serta dalam tes HIV secara gratis. Tes HIV tersebut dilakukan mengingat betapa pentingnya untuk mengetahui virus berbahaya dan pembunuh.

Tes HIV diselenggarakan oleh Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) selaku perpanjangan tangan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel.

Tes dilaksanakan di di Aula Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung, Kamis (28/11/2013). Latar belakang tes karena sesuai data terakhir terdapat 74 warga OKI yang ditemukan positif HIV.

“Melalui kegiatan ini, kita memberikan kesempatan bagi warga OKI, baik masyarakat umum dan PNS yang ingin memeriksakan diri dan mendeteksi, apakah mengidap virus HIV atau tidak,” kata Ketua KPA OKI Ir H Ruslan Bahri MT melalui sekretarisnya H Fahrudin Tauhid.

Ditambahkan Direktur LSM Sahabat Pelangi, Amrina Rosyada, pemeriksaan HIV kali ini diprioritaskan pada kelompok masyarakat umum dan para pegawai negeri sipil. “Kegiatan ini kita lakukan sebagai upaya kita untuk menekan penularan virus berbahaya HIV/AIDS di Kabupaten OKI. Sesuai target kita, tahun ini melakukan tes HIV terhadap 1.000 warga OKI. Sebelumnya kita sudah melakukan tes terhadap warga yang beresiko tinggi mengidap virus HIV, seperti Pekerja Seks Komersial (PSK), warida, pelanggan PSK, dan pengguna narkoba jenis suntik,” kata Amrina.

Sebelumnya sudah dilakukan tes terhadap warga yang beresiko tinggi, terutama di kawasan hutan tutupan, dan beberapa lokasi yang merupakan warung esek-esek di kawasan Jalan Lintas Timur (Jalintim) OKI.

“Sudah dilaksanakan kegiatan on the road ke 8 kecamatan termasuk kawasan perairan. Dengan dilakukanya tes ini diharapkan warga yang positif terinfeksi HIV dapat ditangani secara medis,” tutur Amrina.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved