Dendam Lama, Anang Ditusuk Dua Kali
Pelaku yang sudah emosi, langsung mendekati korban dan memukulnya satu kali mengenai bagian rahang dan korban terjatuh.
Penulis: Andri Yanto | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Diduga dendam, Anang Supriadi (30), warga Kampung 2, RT 4, Gelumbang, ditikam temannya Dicky alias Bob (33) warga Kp 2, RT 5, Gelumbang. Akibat korban mengalami luka tusuk pada bagian rusuk sebelah kanan dan punggung belakang yang akhirnya meninggal dunia di simpang empat Gelumbang, Minggu (3/11/13) sekitar pukul 22.00.
Dari informasi yang diperolah Sripoku.com, peristiwa yang cukup menggemparkan warga Gelumbang tersebut, diduga karena dendam lama. Sebab sebelumnya sekitar satu bulan yang lalu antara pelaku dan korban pernah terlibat perseteruan. Waktu itu, korban pernah menganiaya pelaku dan diancam akan dibunuh.
Pada malam tersebut, saat pelaku sedang duduk-duduk disimpang empat Gelumbang bersama teman-temannya, tiba-tiba Anang Supriadi datang. Melihat hal tersebut pelaku yang diduga masih menyimpan dendam langsung memanggil korban dengan nada tinggi. Pelaku yang sudah emosi, langsung mendekati korban dan memukulnya satu kali mengenai bagian rahang dan korban terjatuh.
Melihat korban tergeletak, pelaku tidak memberikan kesempatan lagi kepada korban untuk melawan atau mengelak dan secepat kilat langsung mencabut pisau dari pinggangnya. Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung menusuk Anang sebanyak dua kali yang mengenai bagian rusuk kanan dan punggung.
Melihat korban bersimbah darah, pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan teman-teman korban langsung membawanya ke RS Bunda Prabumulih. Namun ditengah perjalanan nyawanya tidak tertolong lagi.
Keluarga korban yang tak terima dengan kejadian itu melaporkan ke Mapolsek Gelumbang. Dalam hitungan jam, pelaku berhasil dibekuk di salah satu rumah makan di Prabumulih.
Kapolres Muaraenim AKBP Mohamad Aris melalui Kapolsek Gelumbang Iptu Mulyono didampingi Kanitreskrim Ipda Roby, mengatakan, pelaku bersama barangbukti pisau telah berhasil ditangkap. Dari pengakuan tersangka penyebabnya adalah dendam.