YLKI Sumsel Survei Kepuasan Konsumen
Survei dianggap penting sebagai masukan sekaligus kemungkinan adanya kritik dan ketidakpuasan konsumen.
Penulis: Husin | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Untuk mengukur layanan PLN dan PDAM kepada masyarakat, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumsel bakal menggelar survei di 16 kecamatan wilayah kota Palembang.
Survei dianggap penting sebagai masukan sekaligus kemungkinan adanya kritik dan ketidakpuasan konsumen.
"YLKI ingin mendapatkan data yang akurat tentang pelayanan PT PLN dan PDAM kepada masyarakat, khususnya pasca kenaikan tarif listrik yang sudah dilakukan bertahap," kata Ketua YLKI Sumsel RM Taufik Husni SH, MH kepada wartawan, Senin (4/11/2013).
Dikatakan, kendati PLN masih "menguasai" dari sisi distribusi dan PDAM kini sudah ada pihak swasta yang ikut bermain, tetapi semua tidak terlepas dari era perdagangan bebas dan undang-undang di Indonesia telah mengubah sektor bisnis ke arah persaingan yang semakin ketat dan terbuka, terlebih dengan kemungkinan masuknya pesaing dari luar.
Harapan dari pemangku kepentingan terhadap perusahaan/organisasi semakin tinggi yang tercermin semakin banyaknya yang mewajibkan untuk menerapkan good corporate governance guna memastikan transparansi dan profesionalisme.
Salah satu pemangku kepentingan yakni pelanggan mutlak memperoleh perhatian dalam rangka memenangkan persaingan.
Survei Kepuasan Pelanggan yang dilakukan YLKI, ungkap Taufik Husni, adalah kegiatan mengukur umpan balik untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan atas barang/jasa yang diterimanya dari suatu perusahaan/organisasi, serta hal yang sama dari pemasok yang lain. Juga akan diinventarisasi keinginan dan harapannya.
Tujuan Survei Kepuasan Pelanggan di perusahaan adalah untuk mengetahui secara obyektif persepsi pelanggan terhadap kinerja produk/jasa yang dihasilkan yang antara lain terkait dengan atribut-atribut tangibility, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty.
Atribut-atribut tersebut adalah yang langsung dirasakan oleh pelanggan/konsumen yang bermuara pada tingkat kepuasan atas produk/jasa yang diterimanya.
"Manfaat survei jelas, di antaranya mengetahui ekspektasi dan persepsi pelanggan. Menentukan kebutuhan, keinginan, harapan pelanggan sekaligis mengukur Indeks Kepuasan Pelanggan," kata Taufik Husni yang tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor Universitas Jayabaya, Jakarta.
"Kegiatan survei dilakukan bertahap setiap kecamatan, angka ini akan kita jadikan acuan untuk memberikan saran kepada pihak-pihak yang berkepentingan," katanya.