Katanya Sidang Digelar Siang, tak Tahunya Pagi
Merasa dipermainkan oleh pihak Kejari Palembang terkait jadwal sidang Fredi, Heni selaku ibunda dari Muslim
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Merasa dipermainkan oleh pihak Kejari Palembang terkait jadwal sidang Fredi, Heni selaku ibunda dari Muslim (7) kecewa bukan main.
Ibu dari korban pembunuhan sadis yang dilakukan Fredi itu menangis histeris tepat di depan ruang sidang karena kecewa tidak menyaksikan jalannya sidang pembunuh anak bungsunya itu.
"Kata jaksa, sidangnya Selasa (29/10/2013) siang. Kami pun datang siang. Eh, tak tahunya sidangnya digelar Selasa (29/10/2013) pagi dan Fredi kini sudah dibawa kembali ke rutan sehingga saya tidak bisa memaki dirinya," kata Heni, sambil menangis histeris.
Tak hanya perihal jadwal yang membuat air mata Heni tak terhenti menetes membasahi pipinya, desas-desus bahwa sidang Fredi akan dihentikan membuat ibu dua anak ini stress. Ia berharap, Fredi terus diproses secara hukum karena Fredi tidaklah gila.
"Mana ada orang yang sudah nekat membunuh sadis seperti dia orang gila. Dia itu waras dan cerdas karena punya niat menghilangkan bukti dengan menghabisi nyawa anak saya," kata Heni yang terus didampingi oleh kerabatnya.
Dari informasi di lapangan, Gunawan selaku jaksa tetap bertahan pada dakwaannya.
Semula, sekitar sepekan silam, penasihat hukum Fredi mengutarakan eksepsi terkait dakwaan yang dibacakan Gunawan.
Penasihat hukum menilai Fredi masih mengidap penyakit jiwa dan tak bisa diproses secara hukum.
Majelis hakim yang diketuai Benson menunda sidang usai pembacaan replik dari Gunawan. Sidang kembali digelar Kamis (31/10/2013) dengan mendengarkan keputusan majelis apakah akan melanjutkan sidang atau menghentikan sidang dengan pertimbangan Fredi masih memiliki penyakit jiwa.
Fredi menghabisi nyawa Muslim di rumahnya yang berlokasi di Jln Mayor Zen Kelurahan Sungai Lais Kalidoni Palembang beberapa waktu yang lalu.
Fredi menyayat perut Muslim hingga ususnya terburai. Itu ia lakukan setelah menyodomi Muslim yang masih asyik bermain play station.