Senpi Revolver Milik Polisi Digondol Maling

Selain kehilangan senpi, Iwan juga melapor ke SPK Polsekta Kemuning telah kehilangan tas sandang cokelat yang berisikan uang tunai Rp 1,5 juta.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Seorang anggota Satlantas Polres Ogan Ilir (OI), Aiptu Iwan (47), menjadi korban bandit pecah kaca saat mobil Kijang Kapsul yang dikendarainya parkir di JL Angkatan 66, Kelurahan Pipa Reja Kemuning Palembang, Sabtu(26/10/2013) sekira pukul 16.00. Akibat kejadian ini, senpi jenis revolver serta enam amunisinya raib digondol pelaku.

Selain kehilangan senpi, Iwan juga melapor ke SPK Polsekta Kemuning telah kehilangan tas sandang cokelat yang berisikan uang tunai Rp 1,5 juta. Tas tersebut ia letakkan di jok mobil bagian tengah.

Dari penuturan korban seperti yang tertera di surat laporan, Minggu (27/10/2013), kejadian bermula saat ia menjenguk isteri yang sedang sakit. Mobil ia parkirkan di halaman luar rumah dan tas ia tinggalkan di dalam mobil.

"Kunci pengaman sudah dipasang. Sebab itu, saya membiarkan tas di dalam mobil," kata Iwan.

Dilanjutkan Iwan, ia meninggalkan mobilnya terparkir di halaman luar rumah isterinya sekitar 30 menit. Begitu kembali ke mobil, ia sudah melihat kaca jendela bagian tengah sudah pecah. Diduga pelaku menggunakan benda-benda keras macam busi motor.

"Saya tidak mendengar suara apa-apa karena keberadaan mobil memang agak jauh dari rumah," kata Iwan, yang tinggal di Komplek Poligon Blok BT 16 IB I Palembang.

Kapolsekta Kemuning, Iptu Rizka Apriyanti, melalui Kanit Reskrim, Ipda Yahya Roni, membenarkan adanya laporan korban. Disingung mengenai perkembangan kasus atas hilangnya barang-barang anggota Polres OI yang menjadi korban pecah kaca, ditegasknnya masih dalam proses.

“Dalam proses pemeriksaan anggota riksa reskrim,” ujar Yahya Roni.

Terpisah, AKBP Asep Jajat Sudrajat selaku Kapolres OI mengatakan bahwa hilangnya senpi anggota ini merupakan kelalaian dan harus dilakukan pemeriksaan. Untuk pihak Polres OI akan memberikan pembinaan dan peringatan atas kelalaiannya anggotanya tersebut.

"Untuk kasusnya, kita serahkan kepada polsek setempat dan Polresta Palembang. Kita berharap, pelaku sudah bisa ditangkap sebelu menggunakan senpi untuk kepentingan yang jahat," ujar Jajat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved