Balita di Pagaralam Bebas Gizi Buruk

Untuk sampel pendataan kita lakukan di 12 desa cluster, di antaranya Desa Tebing Tinggi, Lubuk Buntak, Mingkik dan beberapa desa lainnya

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Berdasarkan pendataan pihak Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Puskesmas Bandar Kelurahan Kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan di 12 desa cluster lingkup Dempo Selatan, tidak ditemukan adanya balita yang mengalami gizi buruk atau di bawah garis merah.

Hasil tersebut berdasarkan hasil pendataan selama kurang lebih 1 bulan di kawasan Kecamatan Dempo Selatan.

Pendataan dilakukan untuk memastikan balita di Kota Pagaralam masih tercukupi gizi dalam masa pertumbuhan.

Kepala UPTD Puskesmas Bandar, Irida Subiarti melalui Tenaga Pengelola Gizi, Diana Fikrianti menjelaskan, pendataan gizi dilakukan untuk memantau gizi dan perkembangan kesehatan balita di wilayah Kecamatan Dempo Selatan.

"Untuk sampel pendataan kita lakukan di 12 desa cluster, di antaranya Desa Tebing Tinggi, Lubuk Buntak, Mingkik dan beberapa desa lainnya yang ada di kecamatan Dempo Selatan. Pendataan sudah kita lakukan sejak 23 September 2013 lalu," ujarnya kepada Sripoku.com, Jumat (18/10/2013).

Sepanjang pendataan dilaksanakan dari wilayah kerja 23 Pos Layanan Terpadu (Posyandu) dan 5 pustu, tidak ada ditemukan kasus balita gizi buruk yang merupakan kejadian luar bisa (KLB) di suatu daerah.

"Dari hasil pendataan gizi di sejumlah Pasyandu dan Pustu, sebanyak 204 balita yang ada kondisi kesehatannya baik dan gizinya masih terpenuhi," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved