Adi Rasyidi: SBY Tak Pandang Bulu
Sekretaris DPD Demokrat Sumsel, Adi Rasyidi mengaku belum mengetahui soal penahanan kader Demokrat Andi Alifian Mallarangeng oleh KPK.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sekretaris DPD Demokrat Sumsel, Adi Rasyidi mengaku belum mengetahui soal penahanan kader Demokrat Andi Alifian Mallarangeng oleh KPK.
"Ditahan ya?" tanya Adi Rasyidi balik bertanya kepada Sripoku.com, Kamis (17/10/2013) sore.
Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan mantan Menpora Andi Alifian Mallarangeng usai menjalani pemeriksaan tersangka dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Kamis sore.
"Dengan ditahannya Andi Mallarangeng ini diharapkan proses hukumnya cepat selesai. Salah tidaknya akan ketahuan. Kepastian hukumnnya jelas. Di sini kita melihat Pak SBY tidak pandang bulu, walaupun itu terhadap kader Demokrat. Tetap diserahkan ke proses hukum," tegas Adi Rasyidi.
Menurut Adi, dengan penahanan kader Partai Demokrat ini, ia mengajak kader partai ini di Sumsel memulihkan "ujian".
"Ini suatu ujian. Mudah-mudahan kalau lulus ujian, kita akan kembali baik. Pooling naik terus. Kemarin Demokrat selisih dua digit dari PDIP. Urutannya sementara ini PDI-P, Golkar, Demokrat. Kemungkinan bulan 12 (Desember) ini ada pooling lagi. Insya Allah bisa memulihkan kembali nama demokrat kedepan," kata Cek Adi yang juga menjabat Sekretaris Komisi III DPRD Sumsel.
Ia mengajak kader demokrat berbenah diri serta konsolidasi. Bagi kader yang duduk di legislatif hendaknya turun menemui masyarakat supaya tahu kebutuhan konstituen. Itu untuk menjelaskan apa saja yang telah dilakukan selama menjadi anggota dewan.
"Bagi yang akan nyaleg atau kader lainnya supaya turun ke PAC-PAC demokrat," kata Adi yang pada Pileg 2014 maju di Dapil II Sumsel.