Breaking News:

3rd Islamic Solidarity Games

Penarik Becak: Dibayar 5 Hari Jadilah

Mereka meminta honor sebesar Rp250 ribu selama lima hari kerja untuk pelaksanaan Islamic Solidarity Games.

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/HENDRA KUSUMA
Para penarik becak mendatangi KONI Sumsel 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 500 penarik becak berunjukrasa di depan KONI Sumsel, Selasa (11/10/2013 sore. Mereka meminta honor sebesar Rp250 ribu selama lima hari kerja untuk pelaksanaan Islamic Solidarity Games.

"Kami ke sini, tujuan kami minta gaji, kami minta duit keluarkan hari ini. Beberapa hari ini nagih, dijanjikan Senin kemudian hari ini Selasa, tapi tidak ada kejelasan," jelas Koordinator Penarik Becak Ejok.

Menurut Ejok, uang sebesar Rp250 ribu itu untuk jatah waktu 5 hari kerja. Sebab, perhari dijanjikan Rp50 ribu. Walaupun memang kerja dari awal pelaksanaan 3rd Islamic Solidarity Games (ISG), tetapi 5 hari pun tidak masalah.

"Dibayar 5 hari jadilah, kami nagih 5 hari itulah yang ditunggu. Per hari Rp50 ribu. Ada 500 becak yang dikoordinir. Kami minta ada kebijakan, karena kami bekerja dari pukul 07.00-17.00, antar turis tanpa dipungut gratis," jelasnya.

Dijelaskan Ejok, mereka ditempatkan dan tersebar di pangkalan masing-masing dan setiap ada turis dilayani dengan dan diantar kemanapun secara gratis.

"Kalau tahu tidak ada kami pasti tidak berharap dan akan memungut biaya antar turis. Tetapi karena dijanjikan kami antar mereka gratis. Kalau memang tidak ada, kami tidak berharap. Makanya hari ini kami nagih janji," jelasnya.

Namun sejauh ini belum ada penjelasan yang memuaskan dari pihak KONI Sumsel, sehingga para penarik becak ini bergerak ke Griya Agung berharap ada kebijakan.

Sementara Deputi II Bidang SDM Dhennie Zainal yang membidangi persoalannya ini belum bisa dikonfirmasi, ketika wartawan mencoba menghubungi lewat ponselnya aktif namun tidak diangkat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved