Resensi Buku

Kisah Petualangan "The Familiars"

SEKILAS membaca novel fantasi bertajuk “The Familiars” ini, kita akan ingat dengan serial “Harry Potter”.

Kisah Petualangan
IST
Kisah Petualangan Familiars

SEKILAS membaca novel fantasi bertajuk “The Familiars” ini, kita akan ingat dengan serial “Harry Potter”. Ya, keduanya memiliki genealogi yang serupa, ihwal petualangan dan dunia sihir. Namun bedanya, novel karya kolaborasi Adam Jay Epstein & Andrew Jacobson ini memilih pelbagai binatang yang saban hari kita temui di sekitar rumah sebagai tokoh utama.

Yakni, Aldwyn seekor kucing liar, Skylar si kadal biru, dan Gilbert yaitu katak pohon konyol. Secara konsep, buku ini menarik, karena dunia hewan yang ditampilkan tak melulu dramatis dan namun juga ditaburi celetukan humor.

Lembaran novel dibuka dengan suguhan latar perkotaan abad pertengahan. Kala itu, Aldwyn yang hobi mencuri makanan dikejar oleh pemburu yang mengerikan. Tak pelak, si kucing lari terpingkal-pingkal hingga akhirnya masuk ke sebuah toko yang aneh, yang kemudian diketahuinya sebagai toko perlengkapan penyihir.

Tak lama disana, Jack, seorang penyihir muda, memilihnya sebagai familiar, binatang pendamping para penyihir.

Aldwyn memang kucing yang lincah dan cerdik, namun ia masih awam dan buta dengan kekuatan sihir. Saat pertama kali tinggal di Stone Runlet, Aldwyn berpikir bisa hidup dengan banyak kemudahan bersama orang yang menyayanginya.

Di sana, ia mulai betah bercengkerama dengan teman sesama familiars dan mulai paham dengan kehidupan sihir. Sampai pertengahan buku, narasi kehidupan terasa datar dan linier.
Hingga tibalah kejutan cerita, ketika tiga bintang jatuh dan saling membelit membelah langit, sesuatu yang tak terbayangkan terjadi. Jack dan kedua penyihir muda ditawan oleh Ratu Vastia yang jahat.

Aldwyn, Skylar, dan Gilbert harus menolong mereka. Bagaimana caranya? Untuk menyelamatkan Jack, Marianne, dan Dalton, mereka menghadapi berbagai rintangan mengejutkan dari rahasia yang terkubur di masa silam dan menemukan takdir misterius yang akan mengubah mereka.

Selanjutnya, bagian akhir buku ini berisi klimaks petualangan, Aldwyn, Skylar, dan Gilbert berangkat untuk menemukan mantra yang mereka butuhkan untuk membebaskan tiga penyihir muda. Mereka harus berjalan melewati segala aral-rintang perjuangan melawan serangan pelbagai kekuatan sihir Ratu Vastia di sepanjang jalan. Meskipun, selama itu, Aldwyn tak juga menguasai ilmu sihir, dan ia hanya berpura-pura menggunakan sihir.

Aldwyn hanya mengandalkan spirit dan ketegarannya untuk terus berani melahap setiap tantangan. Hingga akhirnya ia pun bisa menemukan dan membebaskan Jack.

Singkat cerita, Aldwyn juga mampu menyembuhkan Ratu Vastia dari gangguan jiwa, sekaligus menyelamatkan dan menjaga kebesaran kota Vastia. Dia dan familiars pun dianugerahi sebagai penjaga yang diramalkan.

Kedua penulis membangun cerita dengan fantasi ringan, mendeskripsikan ruang imaji yang nyata, dan mengeja kejutan di setiap kesempatan. Meski dengan alur lurus yang kurang menantang, sejatinya, dalam buku ini disajikan konflik mengejutkan. Sehingga pembaca akan betah mengkhatamkan cerita hingga larik terakhir. Buku ini layak dibaca, terutama bagi penyuka petualangan Harry Potter. Selamat membaca.

Judul Buku    : The Familiars
Penulis        : Adam Jay Epstein & Andrew Jacobson
Penerjemah    : Maharani Aulia
Penerbit    : Metamind (Tiga Serangkai)
Tahun        : 1, 2013
Tebal        : viii + 312 halaman
ISBN        : 978-602-9251-21-0

Pengirim:
Muhammad Bagus Irawan, pembaca buku asal Jepara

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved