3rd Islamic Solidarity Games
Saudi Arabia-Kuwait Lakukan "Flag Raising Ceremony"
Berdasarkan data dari panitia daerah even ini diikuti 44 negara peserta.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tiga hari menjelang pembukaan 3rd Islamic Solidarity Games (ISG), Kamis (19/9/2013), baru dua negara yang melakukan flag Raising Ceremony (pengibaran bendera).
Dua negara yang melakukan pengibaran bendera tersebut yakni Kuwait dan Saudi Arabia. Sementara berdasarkan data dari panitia daerah, dari 44 negara peserta yang akan mengikuti pesta olahraga terbesar antar negara-negara Islam ini, yang sudah hadir di Palembang baru 9 negara.
Negara yang telah hadir tersebut yaitu Qatar, Arab Saudi, Palestina, Kuwait, Turki, Maroko, Tukmenistan, Turki dan Irak. Kedatangan negara peserta ini karena melakukan pertandingan lebih awal yakni cabang olahraga Basket dan Sepakbola.
Menurut Diana Puspita, Staf Nasional Olimpic Commitee (NOC) Daerah mengatakan, sejak hari Kamis (19/9), panitia telah melakukan penyambutan terhadap kontingen negara peserta ISG di Wisma atlet Jakabaring Palembang.
"Memang yang sudah hadir ada 9 negara, tetapi yang melakukan upacara Flag Raising Ceremony baru 2 negara, Kuwait dan Arab Saudi," ungkap Staff NOC, Kamis (19/9).
Dituturkan Diana upaya pengibaran bendara ini merupakan sebagai bentuk penghormatan terhadap negara peserta yang sudah hadir di Palembang.
"Tetapi karena kehadiran mereka sebagai peserta belum lengkap sehingga pemasangan bendera belum bisa dilaksanakan, diperkirakan tanggal 21 September sudah terpasang semua bendera," katanya.
Ia menyatakan, karena banyaknya negara peserta yang akan mengibarkan bendera pada tanggal 21 September 2013 nanti, panitia akan melakukan penyambutan secara khusus untuk peserta.
"Tanggal 21 September itu akan dilakukan penyambutan khusus oleh Walikota Palembang, Romi Herton," jelasnya.
Ditambahkannya puncak acara pengibaran bendera untuk kontingen ISG, akan dilakukan pada tanggal 22 September 2013.
Walaupun saat ini belum ada konfirmasi resmi dari negara peserta.
"Hingga saat ini beberapa negara peserta belum memberikan konfirmasi secara resmi, termasuk juga Indonesia sebagai tuan rumah. kita harapkan para peserta dapat memberikan konfirmasinya," jelasnya. (Beri Supriyadi)