Update SFC
Ujian Berat Duet Lee dan Vava
Ujian paling berat dipastikan akan didapat oleh duet anyar, Lee Dong Won bersama salah satu pemain SFC U-21, Vava Mario Yagalo
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sriwijaya FC datang dengan kondisi pincang pasca aksi mogok sebagian besar pemain senior, saat menantang Persiba Balikpapan, di Lapangan Komplek Pertamina Parikesit, Balikpapan, Kalimantan Timur pada Minggu (15/9) pukul 15.30 not live. Ujian paling berat dipastikan akan didapat oleh duet anyar, Lee Dong Won bersama salah satu pemain SFC U-21, Vava Mario Yagalo, untuk bahu-membahu menjaga benteng pertahanan Laskar Wong Kito dari amukan predator Beruang Madu.
Duet Lee-Vava ini memang tidak seperti pola biasanya, yang kerap mentendemkan Lee bersama Abdul Rahman ataupun Dodok Anang Zuanto. Rahman sendiri tidak diikutsertakan dalam tur ke Kalimantan karena alasan kondisi fisik yang tidak dalam top performa, pasca aksi mogok sejak 30 Agustus lalu. Sementara Dodok memang tidak bisa dimainkan karena harus menerima hukuman akumulasi kartu kuning.
“Kita kemungkinan besar akan duetkan Lee dengan Vava saat melawan Persiba nanti. Keduanya sudah coba duetkan sejak latihan perdana sejak Selasa (10/9) lalu,” kata Kareteker SFC, Subangkit ketika dihubungi Sripoku.com, Jumat (14/9/2013).
Menurutnya, dari hasil pantauan dalam beberapa sesi latihan terakhir, duet Lee-Vava dinilai bermain cukup baik. Kerjasama keduanya berjalan sesuai dengan instruksi, meskipun Vava dalam hal ini merupakan pemain junior. Sebagai kapten tim di SFC U-21, Vava dinilai sudah cukup matang untuk bermain di level tertinggi di kompetisi ISL. Tinggal lagi pihaknya terus memberikan kesempatan untuk bermain reguler, agar mental dan permainannya semakin matang.
“Saya tidak meragukan sama sekali kualitas Vava. Dia menjadi salah satu bagian penting dari SFC U-21 dalam meraih gelar juara (ISL U-21) kemarin,” ungkap Subangkit.
Malah yang sedikit mengkhawatirkan dirinya, lanjut Subangkit, malah kondisi dari Lee yang belum fit 100 persen akibat cedera dari kedua kakinya. Informasi yang diterima dari Pelatih Fisik, Andre, dinyatakan kalau keadaan Lee masih dalam tahap pemulihan dan sudah mencapai 70 persen. Diharapkan dengan waktu yang tinggal menyisahkan kurang dari satu hari lagi sebelum pertandingan, Lee bisa tampil full time tanpa harus takut cederanya akan kambuh kembali.
“Kita akan lihat kondisi akhir dari Lee ini, apakah siap atau tidak. Jika ternyata cederanya belum pulih betul pastinya kita akan gantikan dengan pemain lain. Kita masih ada Dere (Malman) yang memang sudah terbiasa tandem bersama Vava (di SFC U-21),” ungkap mantan pelatih Persiku Kudus ini.
Subangkit menyatakan dengan kondisi itu jelas pihaknya tidak ingin terlalu mengambil resiko dengan mengandalkan permainan terbuka. Dia akan lebih memfokuskan timnya untuk lebih mengutamakan compact defense, sembari menunggu waktu yang tepat melakukan counter attack. Terlebih, untuk posisi wing bek pun timnya dipastikan tidak akan diperkuat oleh Mahyadi Panggabean (habis kontrak) dan Fandi Mochtar (kurang fit).
“Pemain yang tersisa untuk posisi wing bek tinggal Diego (Michiels) dan (Makrus) Avif. Saya yakin Avif bisa menjalankan tugasnya dengan baik di posisi wing bek kanan, seperti saat dia bermain di final ISL U-21 kemarin,” ujarnya. (darwin s)