Posisi Bale Masih Jadi Tanda Tanya
Satu yang paling ditunggu publik, terutama Madridistas adalah di mana sang pemain termahal dunia, Gareth Bale akan beroperasi.
SRIPOKU.COM – Satu yang paling ditunggu publik, terutama Madridistas adalah di mana sang pemain termahal dunia, Gareth Bale akan beroperasi. Sangat mubazir jika Bale tak bisa beraksi maksimal. Maklum, para pemain yang kini dimiliki Carlo Ancelotti terhitung padat di semua sisi, kecuali penyerang utama.
Carletto dipaksa mengubah rencana konservatif dengan memberikan kesempatan kepada Bale melakoni debut pada laga melawan Villarreal. Kondisi cedera yang dialami para pemain Real Madrid memungkinkan Bale bermain.
Full back Fabio Coentrao kembali dari timnas Portugal dengan membawa masalah cedera lutut dan bek kiri Marcelo juga sedang mengalami cedera. Tak pelak, satu keputusan yang mungkin saja bersifat radikal adalah menempatkan Bale di posisi bek kiri!.
Mungkin terasa ganjil, tapi tidak jika melihat sejarah karier sang pemain yang mendapat nomor punggung 11 di skuat si Putih. Bale mengawali kariernya sebagai pesepakbola dengan bermain di posisi bek sayap kiri. Namun sejak pindah ke Spurs, dia berevolusi menjadi pemain sayap kiri, sayap kanan, dan sesekali sebagai second striker.
Secara kasat mata, Bale sebenarnya bisa dimanfaatkan menjadi bek sayap yang punya tugas ganda membantu lini serang seperti yang dilakukan Marcelo atau Dani Alves. Dalam hierarki sepakbola Spanyol, bek sayap punya kebiasaan membantu lini serang.
Tapi ini sifatnya hanya sementara, Real Madrid pasti tidak akan membuang-buang uang untuk membeli pemain mahal hanya untuk ditempatkan di posisi bek sayap. Bale besar kemungkinan akan ditempatkan di depan sebagai penyerang sayap.
Ancelotti mengaku akan menyiapkan sistem yang memungkinkan Ronaldo dan Bale mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. "Kami akan membuat sistem untuk mengeluarkan kemampuan terbaik Ronaldo dan Bale. Pemain top perlu bermain di posisi yang membuat mereka merasa nyaman," ujar Ancelotti.
"(Bale) pemain yang sangat cepat dan bisa memanfaatkan kecepatan itu untuk mendapatkan keuntungan. Lebih dari itu, ia sangat baik dalam mengontrol bola dan menembak. Ia pemain yang luar biasa dinamis. Saya yakin ia akan berhasil." tambah Ancelotti.
Sekilas melihat gaya bermain Bale dan Ronaldo sebenarnya agak-agak mirip. Keduanya memiliki skill sama, menyisir lapangan dari sektor sayap dengan mengandalkan kecepatan berlari lalu diakhiri dengan tendangan akhir mematikan untuk menjebol gawang lawan.
Lalu bagaimana dengan posisi Ronaldo? Ancelotti sebenarnya sudah pernah mencoba menggeser posisi Ronaldo dari penyerang sayap ke penyerang tengah di pramusim. Tapi eksperimen ini ternyata gagal dan Ancelotti lalu membebaskan posisi Ronaldo.
Dalam artian, Ronaldo akan tetap bermain di posisi favoritnya yakni posisi penyerang sayap kiri. Di posisi itu, pemain asal Portugal ini sukses mencetak banyak gol terutama ketika Real Madrid dilatih Jose Mourinho dalam tiga musim terakhir.
Dengan demikian, besar kemungkinan Bale akan ditempatkan di posisi penyerang sayap kanan. Dalam formasi tiga penyerang, Ronaldo beroperasi dari sayap kiri, Bale sayap kanan, dan Karim Benzema sebagai penyerang tengah.
Trisula ini akan didukung playmaker Isco yang sangat piawai mencari posisi, membagi bola, dan memiliki akurasi umpan untuk disuplai kepada Bale ataupun Ronaldo. Gelandang double pivot akan dipercayakan kepada Luka Modric dan Sami Khedira.