Volume Truk Batu Bara di Jalinsum Makin Bertambah

Akibatnya hampir semua orang enggan berspekulasi mengenai waktu tempuh yang akan mereka jalani.

Penulis: Tommy Sahara | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, LAHAT - Terus meningkatnya aktivitas angkutan truk batu bara di jalan lintas sumatera (Jalinsum) Lahat-Palembang, membuat volume kendaraan bertambah.

Akibatnya hampir semua orang enggan berspekulasi mengenai waktu tempuh yang akan mereka jalani. Terutama yang hendak keluar kota dengan menggunakan jalur udara melalui Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang. Sebab bisa ketinggalan pesawat dan jadwal yang dibuat berantakan.

Pantauan Sripoku.com, volume truk angkutan batu bara yang melintas di Jalinsum Lahat-Muaraenim terus meningkat.

Baik yang baru mengisi muatan dan hendak berangkat menuju Palembang atau pun yang baru pulang dan datang dari Muaraenim. Arus lalu lintas menjadi tersendat setiap hari, terutama pagi dan sore.

Sejumlah warga yang hendak melakukan perjalanan terutama ke arah Lahat menuju Palembang pun, mengelukan kondisi tersebut. Sebab perjalanan mereka semakin lama, karena laju mobil yang ditumpangi terhambat Sebab truk batubara sering konvoi beramai-ramai hingga terjadi antrian panjang di belakang mereka.

Apalagi sang sopir kerap tidak mempedulikan pengendara lain dan enggan memberikan jalan.

Sehingga mereka yang hendak bepergian terutama ke luar kota melalui bandara SMB II Palembang, enggan berspekulasi mengenai jarak tempuh Lahat-Palembang. Sebab bila nekat maka mereka bisa tiba terlambat ke bandara, dan ketinggalan pesawat.

Bila itu terjadi selain mengalami kerugian secara material, jadwal dan kegiatan bisa berantakan. Terutama bagi yang hendak melakukan perjananan dinas, baik urusan perusahaan atau pun pemerintahan.

"Tidak berani lagi memprediksi waktu tempuh, karena pasti macet. Belum truk banyak yang konvoi, ditambah lagi ada yang mogok atau kecelakaan hingga menghalani jalan. Bila nekat pekerjaan bisa terhambat," ujar Usman, Senin (2/9/2013).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved