Menag "Dipaksa" Seorang Warga Stop Berpidato

Menteri yang masih berpidato langsung terlihat kaget dan menghentikan pidatonya.

Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, TASIKMALAYA - Pidato Menteri Agama RI Suryadharma Ali dihentikan "paksa" oleh seorang warga dengan mengumandangkan adzan Dzuhur di Masjid Baiturahman, Kaupaten Tasikmalaya, Senin (2/8/2013) siang.

Pantauan Kompas.com, saat menteri berpidato seusai pemberian bantuan kepada mantan anggota Ahmadiyah, tiba-tiba seorang muadzin mengumandangkan adzan Duhur sebelum pidatonya ditutup.

Menteri yang masih berpidato langsung terlihat kaget dan menghentikan pidatonya. Apalagi tak ada pemberitahuan sebelumnya oleh pihak protokoler.

Selama kumandang adzan berlangsung, menteri hanya terdiam beberapa menit sambil berdiri di depan jamaah.

Ia pun tertunduk malu dan wajahnya melesu saat pidatonya harus dihentikan paksa.

Menteri langsung menutup pidatonya seusai adzan, dan langsung meninggalkan masjid sebagai lokasi acara, didampingi Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum.

Menteri pun sempat menegur panitia dan protokoler setempat. "Itu bukan protokoler dari saya yang menyuruh adzan saat menteri masih berpidato. Ada petugas dari Baznas yang menyuruh muadzin adzan meski menteri masih berpidato," terang Uu kepada sejumlah wartawan memberikan penjelasan.

Adanya kejadian itu, menteri dan pejabat lainnya langsung meninggalkan lokasi tanpa shalat berjamaah di masjid itu. Ia meninggalkan lokasi menggunakan helikopter bersama pejabat lainnya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Agama RI menyerahkan bantuan sebesar Rp 1,2 miliar kepada 880 orang mantan jamaah Ahmadiyah di Masjid Baiturahman, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (2/9/2013).

Bantuan diserahkan langsung Menteri Agama RI Suryadharma Ali. Selain bantuan kepada mantan jemaah Ahmadiyah, Kementerian Agama RI pun memberikan bantuan untuk pendidikan dan masyarakat.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved