Kapolres Prabumulih Akui Anak Buahnya Terlibat Baku Tembak
Kapolres Prabumulih, AKBP Denny Yono Putro SIK membenarkan anggotanya baku tembak di dekat Rumah Makan Pagi Sore Indralaya, Ogan Ilir
SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Kapolres Prabumulih, AKBP Denny Yono Putro SIK membenarkan anggotanya terlibat baku tembak di dekat Rumah Makan Pagi Sore Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI), pada Sabtu (31/8/2013) sekitar pukul 11.00.
Sayang, Kapolres Prabumulih tidak mau memberitahukan secara detail identitas oknum anggota yang terlibat baku tembak tersebut. "Ya memang benar, oknum itu memang anggota Polres Prabumulih," tegas Kapolres ketika dibincangi kemarin malam.
Selain enggan menyebutkan identitas pelaku, Denny juga enggan menjelaskan mengenai motif dari insiden baku tembak tersebut dengan alasan dirinya tidak berkompeten menjelaskan kronologis kejadian.
"Saya tidak berwenang, kejadian itu kan terjadi di wilayah hukum Ogan Ilir. Jadi yang berwenang untuk menjelaskan kronologis kejadian itu ya Polres Ogan Ilir," jelas mantan Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan tersebut.
Ditanya apakah dugaan kejadian tersebut diakibatkan pencurian minyak, Denny mengatakan hal itu tidak benar, disebabkan awal mula keterlibatan anggota Polres Prabumulih itu karena adanya laporan seorang sopir truk yang merasa diperas oleh oknum yang mengaku petugas kepolisian.
Sopir yang kenal dengan salah seorang anggota Polres Prabumulih itu kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya kepada oknum anggota yang bersangkutan, kemudian dilakukan pengejaran.
"Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan minyak, ada supir meminta tolong anggota saya karena diperas oleh sekelompok oknum," bebernya.
Disinggung mengenai dugaan lain yang menyebutkan jika oknum yang melakukan penahanan terhadap mobil truk si sopir temannya oknum anggota Polres Prabumulih adalah anggota badan Intelijen Strategis (BAIS), Denny juga membantah hal tersebut.
"Yang berwenang adalah Polres OI, jadi kita tidak bisa menyimpulkan itu aparat mana karena saat kejadian mereka tidak menggunakan seragam, sekarang ini sedang dilakukan penyelidikan oleh anggota Polres OI," ungkapnya. (TS)