Bupati Muaraenim Imbau Kades tak Jadi Tim Sukses
Saya kira Kades lebih konsentrasi mengurusi rakyatnya masing-masing sehingga rakyat bisa lebih sejahtera
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Bupati Muaraenim Ir H Muzakir SS, mengimbau kepada seluruh Kepala Desa (Kades) untuk tidak berpolitik apalagi sampai menjadi tim sukses salah seorang calon baik itu eksekutif maupun legislatif.
"Saya kira Kades lebih konsentrasi mengurusi rakyatnya masing-masing sehingga rakyat bisa lebih sejahtera dan pelayanan optimal," ujar Muzakir di sela-sela pelantikan sembilan Kepala Desa (Kades) dalam Kabupaten Muaraenim, di halaman kantor Kecamatan Lawang Kidul, Muaraenim, Jumat (30/8/2013).
Adapun kesembilan Kades tersebut yakni Adapun ke-sembilan Kades yang dilantik tersebut yakni Kades Lingga Herson, Kades Tegal Rejo Tedi Harsoyo, Kades Darmo Yangcik, Kades Muara Lawai Hairil Anwar, Kades Tanjung Serian Syeh Rusdi, Kades Muara Niru Edy Firman, Kades Tanjung Raya Hardianto, dan Kades Sumber Rahayu Jumono.
Menurut Muzakir, saat ini, permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat sudah semakin kompleks.
Apalagi yang berkaitan dengan bantuan dan keuangan seperti PNPM, Raskin, BLSM, Bangdes, Bangub dan lain-lain, sangat rentan menimpa seorang Kades.
Jika tidak dikelola dengan transparan dan profesional sering menjadi bumerang dan berurusan dengan hukum. Ia meminta kepada BPD, untuk bersama-sama dengan perangkat desa untuk mengawasi dan menjalankan roda pemerintahan desa sebaik mungkin.
"BPD jangan seolah-olah menjadi seperti BPK, tetapi harus saling asah, saling asuh dan saling asih," ujar Muzakir.
Saat ini, lanjut Muzakir, banyak dana bergulir yang mengalir ke desa-desa baik itu dari pusat, provinsi dan kabupaten, yang setiap tahun selalu dianggarkan disesuaikan dengan desa masing-masing berkisar sekitar Rp 200-300 juta setahun.
"Bantuan dana ratusan juta bae, kades banyak tekebat (dipenjara, red). Apolagi kalu dienjuk semiliar setahun, pacak tambah banyak kades tekebat," tukas Muzakir.