Warga OKU Timur Sulit Dapatkan BBM
Sebagian masyarakat lebih memilih membeli BBM eceran dengan harga Rp 8.000 hingga Rp 9.000 per liter.
Penulis: Evan Hendra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Masyarakat Kabupaten OKU Timur kembali mengalami kesulitan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) terutama jenis premium di sejumlah SPBU yang ada di OKU Timur.
Sebagian masyarakat lebih memilih membeli BBM eceran dengan harga Rp 8.000 hingga Rp 9.000 per liter.
Kemudahan mendapatkan premium hanya dirasakan masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri dan beberapa hari pasca perayaan.
Kemudahan yang diperoleh masyarakat disebabkan tidak adanya kendaraan yang membeli BBM dalam jumlah besar untuk dijual kembali menggunakan tangki modifikasi dan adanya pengawasan dari pihak kepolisian.
“Kemudahan hanya diperoleh masyarakat pada H-7 dah H+7 pasca lebaran saja. Setelah itu BBM mulai susah lagi didapat. SPBU baru buka mulai pukul 11.00 siang. Tidak ada SPBU yang beroperasi pagi hari. Dan sebagian besar SPBU tutup sebelum pukul 22.00. malam. Bahkan ada beberapa SPBU Yang tutup menjelang magrib,” ungkap Aminudiin (38), salah satu warga yang kesal tidak pernah mendapat BBM Jumat (30/8/2013).
Aminuddin mengaku kesal dengan SPBU yang menerima pengisian BBM untuk kendaraan dalam jumlah besar dan berulang kali. Bahkan kata dia, di salah satu SPBU melayani pembelian BBM untuk spekulan yang sudah diketahui operator.