Islamic Solidarity Games 2013
Warga Sumsel Diminta tidak Panik
Kecemasan akan virus yang baru Mers-cov dari Timur Tengah yang memang menyebabkan tingkat kematian yang tinggi.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meski adanya kedatangan tamu ISG (Islamic Solidarity Games) ke-III dari negara-negara Timur Tengah yang dikhawatirkan asalnya penyakit virus Mers-cov, namun KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Kelas II Palembang meminta warga Sumsel untuk tidak panik.
"Memang ada yang nanya. Kecemasan akan virus yang baru Mers-cov dari Timur Tengah yang memang menyebabkan tingkat kematian yang tinggi. Tapi saya bilang untuk penanganan tamu ISG ini akan lebih mudah ketimbang jemaah haji kita yang nanti akan pulang haji. Haji itu kan pulang ke dusun-dusun. Lebih mudah menyebar. Kalau tamu ISG ini lebih mudah dari haji. Kontingen ini, masyarakatnya bukan kelas/strata biasa. Biasanya kesehatannya lebih tinggi. Mereka atlet, ada pelatih, ada tim dokternya yang memperhatikan kontingennya," ungkap Kepala KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Kelas II PLG Marjunet SKm MKes sebelum pelantikan petugas PPIH Embarkasi di Kantor Gubernur, Kamis (29/8/2013).
Diakui Marjunet tamu ISG (Islamic Solidarity Games) ke-III ini dari negara muslim dari negara timur tengah dan sekitarnya yang sedang berjangkit new novel corona virus.
Dijelaskannya, jenis penyakit yang baru muncul tahun ini merupakan hasil mutasi dari virus yang gejalanya menyerang SARS zaman dulu.
Ciri-ciri fisik orang tidak menyangka. Demam tinggi, batuk filek. Pada tingkat lebih lanjut sesak napas yang hebat, paru-parunya terisi cairan.
Menular melalui cairan tubuh yang keluar dari penderita ke orang lain seperti ingus atau bersin.
"Orang habis gitu tangannya pegang pintu atau eskalator. Tadi malam WHO merilis 88 penderita infeksi seluruh dunia dan pusatnya timur tengah. Meninggal 55. Tidak perlu panik, KKP dan Dinkes Sumsel sudah mengantisipasi. Di awal kedatangan sudah pantau kesehatannya. Pada saat even, tim dokter dibekali, apabila atlet kontingen memiliki gejala, petugas kita harus ada praduga ini bukan penyakit biasa. Kalau diagnosa flu biasa, Alhamdulillah. Tapi kalau positif, langsung diisolasi. Insya Allah SOP dijalankan," serunya.
Menurutnya masa inkubasi 7 hari. Untuk itu pihajnya memiliki waktu memantau dua kali masa inkubasi (dua minggu).
"Mereka juga punya tim dokter mereka. Kita lebih optimis akan lebih mudah," katanya.
Sementara untuk persiapan haji yang berangkat sangat penting prioritasnya untuk pencegahan penyakit seperti dilansir 75 persen potensi risiko tinggi virus.
"Kita tahu masyarakat kita dari strata sosial beragam. Ada yang tinggi, ada yang biasa-biasa saja. Umpama terbawa virus akan lebih susah menanggulanginya karena Jemaah Haji pulang langsung ke keluarga kampung halamannya. Di Arab Saudi, belum ada vaksinasi dan obat-obatan mengatasi virus yang baru ini," terangnya.
Tips Sehat Selama Menjalankan Ibadah Haji:
1). PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Mencakup olahrag rutin.
Mohon CJH betul-betul menjaga kebugaran fisik. Cukup protein, karbohidrat cukup diet yang tepat, sayuran, air, dan olahraga teratur, tiap pagi lari kecil sekaligus latihan tawaf.
Lakukan vaksin meningitis dan vaksin influensa agar penyakit tidak mudah menular. Tanggal 17 September ini sudah masuk Asrama Haji masih bisa ada waktu meningkatkan daya tahan fisik. Penyakit ini baru tahun ini berjangkit belum ada obatnya. Baru ada vaksin pencegahannya.
Seperti kasus tahun lalu CJH asal Prabumulih kena cacar air. Untuk itu perlunya menghindari perilaku yang tidak sehat. CJH sebelum berangkat, walimatul safar tiap malam. Ketika mau masuk Asrama Haji, drop. Dihimbau agar tidak dilakukan tiap malam, dihindari keluar malam tiap hari.
2). Biasakan hidup sehat dengan cuci tangan dengan sabun atau anti septic setiap beraktivitas di luar. Ketika akan makan, setelah makan, saat keluar ruangan buka pintu.
3). Hindari berdesak-desakan. Cari waktu yang tidak ramai.
4). Hindari memegang handle di tempat umum (media penyebar virus) yang tidak perlu. Lebih baik berpegangan dengan teman.
5). Makanlah teratur pada waktunya, dan pakai masker selama di sana.
6). Pakailah masker selama menjalankan ibadah haji. Selama di sana pakailah masker. Belilah satu box isi 100.