Islamic Solidarity Games 2013

Perelli Nasional Turut Sosialisasi ISG

Sosialisasi dilakukan melalui event berskala nasional Satria Time Rally yang start dan finish depan DPRD Sumsel

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Sudarwan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Para perelli nasional turut melakukan sosialisasi Islamic Solidarity Games (ISG) yang akan digelar 22 September-1 Oktober di Palembang 2013.

Sosialisasi dilakukan melalui event berskala nasional Satria Time Rally yang start dan finish depan DPRD Sumsel, 1 September nanti.

"Kegiatan ini bukan hanya ajang adu kejelian dan keterampilan di belakang kendali setir, tetapi dalam event ini, ada pedamping dari STR lagi yang akan menghangatkan para perlli, seperti lomba Umbrella Girl dan Fotografi," jelas Penasehat Satria Sport Club Arwani Deni, Selasa (27/8/2013).

Menurut Arwani, khusus pendaftaran peserta rally biasanya baru akan membludak saat mendekat batas akhir pendaftaran. Hingga kini sudah banyak rekan-rekan pereli.

"Event ini sebenarnya peringatan HUT RI, tetapi juga ada event ISG, maka kegiatan ini kami lakukan sebagai sosialisasi event yang menurut kami lebih besar dari SEA Games, apalagi ada negara Timur Tengah," jelas Arwani.

Menurut dia, kegiatan ini sangat mepet sehingga pemerintah mengajak kita sama-sama bertanggungjawab dan memberikan sosialisasi, karena diikuti negara Timur Tengah yang kaya.

"Makanya even Rally ini memiliki tujuan melakukan sosialisasi. Acara ini cukup banyak kegiatannya seperti Umbrella Girl Contest dan Fotografi, panggung musim untuk perfome, dan ada bazar juga," jelas Arwani.

Sementara itu Hendra mengatakan, perelli nasional yang ikut serta yakni, M Riza, Gusta, Dinta dari formasi kejurnas, kemudian ada dari Anker Sport Club Team asal Semarang, dari Surabaya ada Sulino Agssai (Sriwijaya Air Rally Team) Bobby Dias dari BSB, Bayu, Agus dari Grobok Sport Club, Ali Hafiah dari ATRI.

"Kejuaraan ini banyak diminati, untuk itu kami informasikan lagi bahwa biaya pendaftan reli Rp300 ribu, jika ada penambahan crew, maka ditambah Rp50 ribu. Ada tiga kelas yang dilombakan yakni, kejuaraan umum, pemula, dan kejuaraan keluarga dan wanita," jelasnya.

Ditambahkan, juara satu kelas pemula nasional, Badar dari Zeol Community Palembang, ini bukan adu cepat tetapi siapa yang datang dalam waktu yang tepat dan itu pemenangnya," jelas Badar.

Hadir dalam jumpa pers ini, Agus pimpinan perlombaan, Endang Fikri dari, IMI Sumsel, Diana Fitri dan Ara juri Umbrella Girl, serta penasehat Satria Sport Club Arwani Deni.

Dijelaskan Endang Fikri dari perwakilan IMI Sumsel mengatakan, pertandingan ini bukan kebut-kebutan, tetap menyesuaikan waktu dan post yang dicari.

"Jadi ini lomba adu kecerdasan, kecermatan dan ketepatan waktu. Jika kemudian ada kejar-kejaran karena itu mengejar sisa waktu usai melewati post-post," jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved