"Rabu Berdarah" di Mesir, 211 Tewas

Kementerian Kesehatan Mesir menyebutkan 211 orang tewas dalam demonstrasi yang dilakukan pendukung Muhammad Mursi.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, KAIRO — Korban jiwa dari serangan terhadap perkemahan para demonstran pendukung Presiden terguling Mesir Muhammad Mursi, Rabu (14/8/2013), terus bertambah. Kementerian Kesehatan Mesir menyebutkan 211 orang tewas. Sementara Menteri Dalam Negeri Mesir Mohammed Ibrahim mengatakan, 43 petugas keamanan Mesir tewas.

"Setidaknya 211 orang tewas," lapor televisi pemerintah Nile TV mengutip pernyataan dari Kementerian Kesehatan Mesir, Rabu (14/8/2013) malam waktu setempat atau Kamis (15/8/2013) dini hari. Tidak ada rincian dari pernyataan ini.

Sementara Ibrahim mengatakan, 43 petugas keamanan tewas dalam insiden berdarah tersebut. "Delapan belas polisi, termasuk dua jenderal dan dua kolonel, 15 polisi, sembilan wajib militer, dan seorang pegawai sipil polisi," rinci dia.

Dengan terus bertambahnya korban tewas, insiden pada Rabu ini menjadi peristiwa tunggal paling berdarah sejak revolusi Mesir pada 2011 yang menjatuhkan rezim Hosni Mubarak. Kutukan dan kecaman datang dari beragam kalangan internasional.

Sumber: Kompas.com
Tags
Mesir
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved