PNMP MPd Bisa Juga untuk Simpan Pinjam Modal
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan juga dikucurkan untuk pinjaman modal usaha.
Penulis: Tarso | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) juga dikucurkan untuk pinjaman modal usaha. Hal itu diungkapkan Ketua PNPM MPd Provinsi Sumatera Selatan, Ahmad Rizaldi, usai berhalal bihalal dengan gubernur di Griya Agung Palembang, Selasa (13/8/2013).
Ia mengatakan, dana PNPM MPd Provinsi Sumsel selama lima tahun ini sebesar Rp 1,3 triliun. Dana tersebut selain untuk pekerjaan fisik juga dipakai sebagai pinjaman modal usaha wanita. Cara mendapatkan modal usaha ini kaum wanita membentuk kelompok dan mengajukan pinjaman dana serta usaha yang akan dilakukan.
"Besarnya dana pinjaman modal usaha ini tergantung pada usulan kelompok," jelas Ahmad Rizaldi.
Ia menyebutkan usaha bisa berupa industri rumah tangga dan dananya juga dikembalikan.
Sementara Ahmad Rizaldi menambahkan, pelaksanaan PNPM MPd Sumsel dalam satu dekade ini telah terserap 75 persen. Tahun ini tahun kelima dengan dana yang yang disalurkan pemerintah pusat mencapai Rp 1,3 triliun.
"Pemerintah Provinsi Sumsel juga memberikan dana pendamping minimal 1 persen," ungkapnya sembari menambahkan, dana pendamping PNPM MPd Sumsel mencapai Rp 8 miliar lebih.
Disinggung soal penyelewengan program ini, ia tidak membantahnya. Menurutnya penyelewengan tetap ada dan tetapi nilai tidak sampai satu persen. "Kecil sekali karena kita selalu monitor dan setiap pekerjaan selalu diaudit," jelasnya.
Sementara Sekdaprov Sumsel, Yusri Effendi menegaskan, semakin besar dana PNPM yang dikucurkan pemerintah pusat ke Sumsel maka Pemprov akan meningkatkan dana pendampingnya.
"Kalau dana dari APBN meningkat, dana pendampingnya juga kita tingkatkan," paparnya.