Dua Warga dari Dua Desa Terluka
Peristiwa pencegatan dan pemalakan di jalan rusak berkembang menjadi insiden berdarah yang mengakibatkan dua korban luka ringan.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, BATURAJA - Peristiwa pencegatan dan pemalakan di jalan rusak berkembang menjadi insiden berdarah yang mengakibatkan dua korban luka ringan. Masing masing Rizal Muksin(26) dari Desa Kepayang Kecamatan Peninjauan mengalami luka memar di kepala, lengan dan punggung.
Sedangkan Aris Sandi bin Denin (25), warga Desa Kertamulya mengalami luka gores di lengan kanan akibat sebetan senjata tajam. Semua korban hanya rawat jalan karena kondisinya hanya luka luka ringan.
Diberitakan, ratusan warga Desa Kertamulya Kecamatan Lubukbtang dan warga Desa Kepayang Kecamatan Peninjauan nyaris bentrok, Sabtu (10/8/2013) malam.
Untunglah aksi tersebut bisa diredam setelah Kapolres OKU AKBP Mulyadi dan sejumlah perwira tiba di lokasi kejadian yang berada di perkebunan karet perbatasan dua desa bertetangga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Sripoku.com, polisi bergerak cepat mengamankan situasi yang sudah memanas karena kedua belah pihak sudah siap saling serang dengan bersenjata tajam dan benda keras.
Menurut keterangan Andi (18) dan Arman (22), keributan tersebut bermula dari ada aksi pungli di jalan berlubang di Desa Kertamulya Kecamatan Lubukbatang. Sekitar pukul 16.30 Andi (18) dan Arman (22) melintas di jalan berlubang dan dengan tujuan Lubukbatang kemudian dimintai uang oleh tiga warga Desa Kertamulya Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU, masing masing Je (21), Ar (18) dan Do (19).
Oleh karena dua warga Desa Kepayang ini tidak mau memberikan uang akhirnya pelaku melakukan percobaan pembacokan namun berhasil dielakan oleh korban. Warga Desa Kepayang ini langsung tancap gas ke arah Lubukbatang.

