AKAP Sepi AKDP Membludak

Pada H-2 jelang lebaran, kondisi Terminal Karya Jaya sepi dari penumpang.

Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pada H-2 jelang lebaran, kondisi Terminal Karya Jaya sepi dari penumpang.

Menurut Kepala Terminal Karyajaya Kms Azzali, Selasa (6/8/2013), sepinya penumpang disebabkan kenaikan tarif bus dan banyaknya travel gelap yang beroperasi di luar terminal.

"Kenaikan bahan bakar minyak mempengaruhi turunnya jumlah pemudik tahun ini. Selain itu, maraknya taksi gelap juga mnurunkan jumlah penumpang bus," ujarnya saat ditemui Sripoku.com, Selasa (6/8/2013).

Salah satu tujuan yang incar oleh pemudik dari Palembang adalah Sumatera Barat (Padang). Tahun lalu pihak terminal memberangkatkan 8 sampai 9 bus perhari. Namun saat ini hanya memberangkatkan 4-6 bus perhari. Penurunan penumpang tahun ini mencapai 40 persen.

Sementara itu ketika ditanya masalah harga tiket pihaknya mengatakan akan mengikuti peraturan tuslah. Seminggu sebelum dan sesudah lebaran naik hingga 24 persen.

Untuk saat ini bus AC harga tiketnya mencapai Rp 225 ribu dari sebelumnya Rp 185 ribu. Untuk kelas ekonomi tiket naik menjadi Rp 173 ribu dari sebelumnya Rp 135 ribu.

Berbeda dengan tujuan Padang, bus antar kota dalam provinsi mengalami peningkatan hingga 100 persen. Salah satunya adalah bus AKDP tujuan Pendopo, Empat Lawang. Pada hari biasa, hanya menyiapkan 3 buah mobil untuk 3 kali keberangkatan. Namun sejak seminggu sebelum Lebaran pihaknya menyiapkan 9 mobil untuk tiga kali keberangkatan.

"Saat jelang Lebaran, kami selalu kebanjiran penumpang. Maka dari itu kami menyiapkan 9 mobil setiap harinya dengan jadwal 3 kali keberangkatan," ujar Zaki, petugas loket Marlin Jakabaring.

Tags
AKAP
AKDP
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved