Healthy Life
Puasa, Olahraga Jangan Lebih dari 45 Menit
Aktivitas fisik selama Ramadan justru akan mempertahankan tingkat kebugaran dan energi tubuh.
SRIPOKU.COM - Bulan Ramadan jangan dijadikan alasan untuk absen berolah raga. Aktivitas fisik selama Ramadan justru akan mempertahankan tingkat kebugaran dan energi tubuh, sehingga tidak mudah mengantuk dan bisa tetap produktif sepanjang hari.
Waktu terbaik untuk berolah raga di masa Ramadan, menurut Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, yakni pagi setelah salat subuh atau menjelang magrib di sore hari.
"Jalan kaki cukup lah, sebaiknya hindari dulu kegiatan olah raga yang mengeluarkan banyak keringat," saran pakar gastrointestinal dari FKUI-RSCM ini.
Supaya tidak kehabisan tenaga, sebaiknya berolah raga tak lebih dari 45 menit.
Sementara bagi para pengidap diabetes Dr. dr. Em Yunir, Sp.PD, KEMD., menyarankan agar menghindari olah raga menjelang buka puasa. Hal itu bisa menyebabkan kadar gula darah menurun dan berisiko terjadi hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah).
"Olah raga setelah subuh atau sekitar satu jam setelah berbuka, untuk mencegah komplikasi diabetes," tegas pakar endokrinologi ini.
Agar tubuh tidak dehidrasi disarankan untuk banyak minum sepanjang malam hari. Juga tetap berpola makan sehat dengan memilih protein yang mudah dicerna seperti telur, lemak esensial, dan karbohidrat kompleks.