Jual Beli Tanah di Jakabaring Harus Berkordinasi

"Sebab berdasarkan dokumen yang kami miliki sudah ada pemilik sah tanah tersebut," papar Mukti Sulaiman.

SRIPOKU.COM,PALEMBANG-Bagi masyarakat yang ingin mengadakan jual beli tanah di kawasan Jakabaring berdekatan dengan tanah milik Pemprov sebaiknya berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Anjuran ini disampaikan Asisten I Setdaprov Sumsel, Mukti Sulaiman, saat memimpin rapat mediasi sengketa tanah seluas 3.755 di Jl Pangeran Ratu kawasan Jakabaring Kelurahan 15 Ulu Palembang. Rabu (26/6/2013).

Sengketa terjadi antara Marwan Hasmen, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang dengan Hadi Suroyo, pengusaha. Rapat yang tidak dihadiri pihak Hadi Suroyo itu terungkap tanah yang disengketakan bukan masuk dalam tanah milik Pemprov Sumsel. Sehingga Mukti Sulaiman menyarankan, penyelesaian perkara dapat dilakukan kedua belah pihak, sedangkan Pemerintah Provinsi hanya sebagai mediasi dalam penyelesaian masalah tersebut.

"Kami akan panggil Hadi Suroyo untuk mempertanyakan kejelasan masalah tanah yang telah disanggahnya. Dalam dokumen kami, tanah tersebut berdasarkan pada persil 50, seluas 3.755 meter, atas nama Seni Senorita (istri Hadi Suroyo) tidak ada kaitan dengan Pemprov Sumsel. Tapi akan kami mediasi," ujarnya.

Menurut Mukti Sulaiman, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh camat agar dapat berkoordinasi dalam hal jual beli tanah di wilayah yang berdekatan dengan tanah milik Pemprov Sumsel agar tidak terjadi tumpang tindih kepemilikan.

"Yang seperti ini telah banyak terjadi, makanya kami memberikan surat edaran kepada masyarakat melalui camat agar berkoordinasi ke gubernur dalam hal jual beli tanah di Jakabaring agar tidak ada tumpang tindih yang dapat merugikan banyak pihak," terangnya seraya mengaku sudah banyak tanah sengketa yang mau dibeli gagal karena yang bersangkutan berkordinasi dengan Pemprov Sumsel.

"Sebab berdasarkan dokumen yang kami miliki sudah ada pemilik sah tanah tersebut," papar Mukti Sulaiman.

Penulis: Tarso
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved