Longsor di OKU Selatan
Jalan Alternatif Ada Tapi Jauh dan Rusak
Kalau ada jalan alternatif lain, harus melalui wilayah Mekakau dengan kondisi jalan yang cukup memprihatinkan.
Penulis: Evan Hendra | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, MUARADUA - Jalan alternatif dari tiga kecamatan masing-masing Kecamatan Pulauberingin, Sungaiare dan Pindangdanau yang terisolir karena jalan utama tertimbun longsor, hanya ada di wilayah Mekakau.
Demikian diungkapkan Kepala BPBD OKU Selatan Mahfi Abu Bakar yang dikonfirmasi, Sabtu (8/6/2013) siang.
“Tidak ada jalan alternatif untuk menuju pusat kota. Kalaupun ada harus melalui wilayah Mekakau dengan kondisi jalan yang cukup memprihatinkan," ujar Mahfi.
Dijelaskan, jalan provinsi yang tertimbun tersebut sepanjang 65 meter dengan ketinggian timbunan empat hingga delapan meter. Saat ini ruas jalan sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. "Sedangkan untuk roda empat diperkirakan untuk beberapa hari kedepan masih belum bisa dilalui,” ujarnya.
Longsor yang memutuskan transportasi tiga kecamatan tersebut terjadi di desa Simpangcampang, Kecamatan Pulau Beringin. Penyebabnya diduga hujan deras yang turun sejak Jumat (7/6/2013) malam.