Pilkada Palembang

Warga Diminta Menahan Diri dan Menghindari Gesekan

Warga Diminta Menahan Diri dan Menghindari Gesekan

Penulis: Deryardli | Editor: Eko Adiasaputro
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hari ini, Minggu (7/4/2013) warga Kota Palembang akan memilih walikota dan wakil walikota Palembang periode 2013-2018. Seorang pengamat politikdari Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Dr Febrian mengingatkan agar tiga pasangan calon, simpatisan dan warga lainnya menahan diri dan berupaya menghindari gesekan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Ini bisa dimaklumi, sebab dalam situasi Pilkada langsung konflik horizontal sangat mungkin terjadi jika masing-masing pihak yang berkompetisi tidak bijak menyikapi situasi atau hasilnya nanti. Menurut Febrian, arah kebijakan Kota Palembang memang akan ditentukan hari ini.  Sebagai warga Palembang, ia mengajak masyarakat menyalurkan hak suara sesuai pilihan hati nurani, tanpa ada paksaan atau iming-iming.

"Masyarakat harus menyadari bahwa tiga pasang ini lah (Mularis Djahri-Husni Tamrin, Romi Herton-Harnojoyo, Sarimuda-Nelly) yang menjadi wakil masyarakat. Tanggung jawab itu dilakukan dalam ikut serta memilih, jadi tidak sekedar menjaga kemudian berdiam diri. Kita harus ikut menentukan," katanya.

Sikap optimis ditunjukkan Febrian. Ia menilai bila Pilwako tahun ini menunjukkan partisipasi masyarakat yang besar. Angka Golput alias tidak memilih pun menurutnya hanya berkisar belasan persen dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat Palembang yang lumayan meningkat.

"Prediksi saya di bawah 20 persen dan bahkan bisa ditekan lagi. Kesadaran politik sudah semakin bertambah, dan saya yakin pesta demokrasi kali ini berjalan dengan baik dan lancar," ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved