Palembang Banjir
Warga Mulai Mengungsi
Genangan air masih tinggi ke kompleks hunian Poligon, yang dibangun generasi awal.
Penulis: Sutrisman | Editor: Sudarwan
Genangan air masih tinggi ke kompleks hunian Poligon, yang dibangun generasi awal.
"Warga mulai khawatir hujan turun lagi. Yang sekarang bae, belum surut," kata Yudi Perdana Putra, warga Blok-D.
Genangan air di musim penghujan kali ini, memang lebih tinggi dari musim sebelumnya. Genangan air nyaris tidak mengalir sama sekali.
Buangan air dari kompleks tidak berfungsi. Saluran pembuangan air, bekas anak sungai yang kini persis di bawah Jl Sukarno-Hatta tidak perfungsi. Mungkin sudah tertimbun.
Saluran pembuangan di tempat lain, yang selama ini berupa parit besar kini tidak berfungsi akibat ditutup pemilik tanah yang juga seorang pejabat di Sumatera Selatan dan juga disebut-sebut menjadi bakal calon gubernur.
Menurut Yudi yang sudah 20 tahun memiliki rumah di kawasan itu, warga sudah beberapa kali meminta kepada gubernur dan walikota agar dibuatkan saluran --di sepanjang Jl Sukarno-Hatta-- pembuangan hingga ke Jembatan Musi-2.
"Ini salah satu langkah yang paling memungkinkan, membuat saluran pembuangan sampai ke Sungai Musi," kata Yudi seraya mengatakan bahwa selama ini banyak pejabat dan mantan pejabat pemerintah di kompleks tersebut, tapi terkesan tidak peduli terhadap bencana di lingkungan itu.
Masing-masing berlomba menyelamatkan diri masing-masing, dengan meninggikan lantai bangunan mereka sendiri.
"Bukan membuat parit. Ini kan keliru, padahal genangan terjadi akibat air tidak mengalir karena got tidak berfungsi dengan baik.