Liga Inggris

Julio Cesar "Diusir" Moratti

Kiper Julio Cesar mengungkapkan, dia merasa sedih dan berat harus meninggalkan Inter Milan dan bergabung dengan klub Premier League

Julio Cesar
AFP/OLIVIER MORIN
Kiper Julio Cesar saat masih membela Inter Milan.
SRIPOKU.COM, LONDON - Kiper Julio Cesar mengungkapkan, dia merasa sedih dan berat harus meninggalkan Inter Milan dan bergabung dengan klub Premier League, Queens Park Rangers (QPR). Namun, Presiden Inter Milan Massimo Moratti memang menginginkan dia pergi.

Cesar memang dilepas Inter Milan pada akhir musim lalu. Inter lebih memilih membeli kiper Samir Handanovic.

"Meninggalkan Inter sangat sulit bagiku. Klub itu sudah seperti keluarga, presidennya, rekan-rekanku, dan terutama suporternya. Di Inter aku memiliki beberapa momen indah dalam karierku," aku Cesar kepada Sky Sport Italia.

"Jujur saja, aku tak mengerti apa yang terjadi. Aku menemui Massimo Moratti dan dia berbicara 15 menit. Ketika meninggalkannya, aku sadar dia telah membuka pintu kepadaku untuk meninggalkan klub," lanjutnya.

Cesar mengenang, "Ketika berjalan pergi, aku merasa telah selesai, tuntas mengerjakan tugasku. Suporter selalu dekat denganku, baik dalam masa-masa indah maupun sedih."

Meski begitu, bukan berarti dia tak betah bersama QPR. Sebaliknya, dia merasa tertantang untuk memberikan prestasi.

"Aku membuat keputusan tepat datang ke sini (QPR). Sekarang, aku memiliki motivasi baru. Aku ingin melihat, secara dekat, bagaimana sepak bola Inggris. Kukira, aku masih memiliki banyak cita-cita yang belum tercapai," terangnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved