Liga Inggris

Saat Diplonco Pemain Chelsea, Hazard Nyanyikan Lagu Rap

Eden Hazard, pemain Chelsea yang dibeli dari klub Lique 1 Perancis, Lille, ini meraih semua kesuksesan dengan cepat berkat lagu rap Perancis.

Saat Diplonco Pemain Chelsea, Hazard Nyanyikan Lagu Rap
ISTIMEWA
Eden Hazard dan Fernando Torres
SRIPOKU.COM - Aksi impresif pemain internasional Belgia yang kini memperkuat Chelsea, Eden Hazard, mampu menyihir jutaan pasang mata. Hazard pun kini menjadi idola baru fan The Blues di seluruh dunia.

Dari tiga penampilan pertamanya di Liga Primer, Hazard memang luar biasa. Ia menjadi pemain pendatang baru dengan capaian terbaik sepanjang sejarah Liga Primer.

Catatannya: sembilan shot dan satu gol. The Blues selalu menang, membukukan delapan gol, dan enam di antaranya dari assist Hazard: empat assist langsung, dua asisst untuk menyebabkan timnya dapat penalti.

Media Inggris, Guardian, melansir bahwa dia adalah salah satu pemain yang layak untuk diperhatikan di Premier League musim ini. Chelsea pun tak rugi mengeluarkan uang banyak untuk menggaetnya dari Lille.

Tahukah Anda kunci kesuksesan Hazard membuat debut sensasional di Liga Primer tersebut? Ternyata pemain yang dibeli dari klub Lique 1 Perancis, Lille, ini meraih semuanya dengan cepat berkat lagu rap Perancis.

Ceritanya, saat pertama kali tiba di Stamford Bridge dan diperkenalkan sebagai anggota baru skuad The Blues, Hazard harus melalui masa perploncoan seperti halnya anak sekolah atau mahasiswa baru. Winger yang baru berusia 21 tahun ini sukses melewati masa perkenalan tersebut dengan menyenangkan di depan rekan-rekan barunya.

"Seperti di klub lainnya, ada lagu inisiasi (permulaan) yang mesti dinyanyikan. Saya menyanyikan lagu rap Perancis dan membuat mereka tertawa, dan itulah poinnya," tutur pemain dengan tinggi 170 cm ini.

Sukses menggoda di kesan pertama tersebut, membuat segalanya lancar bagi Hazard. Ia merasa mudah beradaptasi dengan teman dan lingkungan barunya. "Awalnya Anda akan merasa kikuk ketika tiba di klub yang memiliki nama besar. Tetapi beberapa pemain yang lebih lama di sini (Chelsea) memperlakukan saya dengan apa adanya. Saya menghormati mereka semua," katanya dilansir The Sun, Selasa (28/8/2012).

"Saya beradaptasi sangat baik di London. Saya berkata kepada diri saya sendiri bahwa ini adalah negara baru, budaya baru, dan bahasa baru. Tetapi saya telah merasakan hal ini sebelumnya ketika pindah dari Belgia menuju Perancis, jadi saya melakukan cara-cara yang sama."

Faktor tersebut membuat Hazard kemudian bisa mengekspoitasi kemampuannya di atas lapangan hijau. Apalagi ia langsung mendapat kepercayaan besar dari Manajer Roberto Di Matteo.

Berkat performanya yang terus menawan, pujian pun terus berdatangan. Bahkan striker legendaris Chelsea, Gianfranco Zola, meyakini Hazard dapat meraih kesuksesan melebihi dirinya saat masih di London Utara satu dekade lalu.

"Saya telah menyaksikan ia bermain dan saya sangat berharap dia akan menjadi sukses seperti saya bahkan lebih, ketika saya berada di sana," kata Zola, yang menjadi pilar The Blues di musim 1996/97 hingga 2002/03.

Di Matteo menjuluki Hazard sebagai The New Zola. "Dia merupakan pemain yang menarik, dan para suporter pantas meraih yang terbaik," ujarnya dilansir TalkSport.

Penampilan gemilang Hazard bersama Chelsea juga mengundang decak kagum dari Pelatih Newcastle United, Alan Pardew. Ia yakin Hazard akan mengubah gaya bermain The Blues, dan bukan hanya itu, Pardew juga percaya bahwa Hazard dapat kembali menghidupkan irama permainan Fernando Torres yang sempat bermasalah.

"Kalian dapat lihat mengapa banyak klub yang begitu menginginkan Hazard, dia memberikan dimensi ekstra untuk Chelsea. Ketika berada di lapangan ia sedikit arogan, namun ketika ia menguasai bola, ia memiliki ketenangan dan menjadi ancaman bagi lawan," puji Pardew dikutip ESPN.

Torres pun mengamini pernyataan Pardew. Ia merasakan keistimewaan tersendiri saat bermain dengan pemilik nomor 17 itu. "Pemain sepertinya bisa membuat perubahan pada klub. Bagi seorang striker, bermain dengannya merupakan sesuatu yang istimewa," kata Torres di Soccerway.

Hazard sendiri sebenarnya tak menduga bisa langsung bersinar bersama Chelsea. Karenanya ia merasa seperti berada dalam dongeng. "Semua (keberhasilan) ini seperti cerita Asterix dan Obelix. Kami (para pemain Chelsea) seperti tengah terkena ramuan ajaib yang dapat membuat kami menjadi lebih muda," ujarnya.

Setelah mengawali debut dengan impresif, ia juga berharap bisa mengakhirinya dengan hasil positif. Karena itu, ia menargetkan meraih trofi di musim perdananya bersama Chelsea. Bahkan tiga trofi sekaligus.

"Di Chelsea Anda dituntut untuk memenangi semua pertandingan. Tujuannya adalah menang, menang, dan menang. Masih ada enam trofi tersisa setelah kami gagal di Community Shield. Jika kami bisa mendapatkan dua atau tiga trofi, maka itu luar biasa," tukasnya.
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved