Empat Operator Taksi Bandara Beroperasi

Sebanyak empat operator taksi bakal beroperasi melayani penumpang di Bandara International SMB II mulai 5 Januari

Tayang:
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Hendra Kusuma
zoom-inlihat foto Empat Operator Taksi Bandara Beroperasi
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZD
Iskandar Hamid
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sebanyak empat operator taksi bakal beroperasi melayani penumpang di Bandara International SMB II Palembang mulai 5 Januari 2012.

Sebanyak 118 armada bakal beroperasi di bandara. Balido 70 unit, Primkopau 38 unit, Bluebird 5 unit, dan KOTAS 5 unit. Mereka ini akan diatur di bawah single counter dengan nomor antrean melayani penumpang. Dengan urutan 14 Balido, 7 Primkopau, 1 Bluebird, 1 KOTAS.

"Memang sulit untuk bisa dalam beberapa hari ini (5 Januari 2012) diterapkan. Kita masih berkoordinasi, bertahaplah. Nggak boleh buru-buru. Masih upayakan untuk memasang perlengkapan, konter, SDM, dan SOP. Memang program 5 Januari itu untuk menertibkan taksi yang tidak ada izinnya," ujar Plt GM PT Angkasa Pura II (persero) Palembang Iskandar Hamid SSiT, Minggu (1/1/2012).

Terjadinya perubahan ini setelah GM PT Angkasa Pura II (persero) Palembang Yon Sugiono pada pertemuan dengan operator taksi dan instansi terkait, Kamis (29/12/2011) lalu memutuskan memberi izin kepada Bluebird dan KOTAS untuk bersama-sama dengan Balido dan Primkopau beroparasi di bandara.

Tanggal 5 Januari 2012 nampaknya belum siap untuk bisa terwujudnya taksi yang diharapknya Yon. Pasalnya operator taksi masih menggantungkan untuk peremajaan taksi dari walikota untuk bisa bersaing dengan taksi baru seperti Bluebird.

"Mereka harus berupaya. Persaingan dak boleh monopoli sehingga buat yang terbaik untuk masyarakat. Kapan lagi nak nunggu layaknya. Untuk bantuan Pak Wali itu tidak bisa 1-2 hari. Tapi akan secepatnya dengan langkah-langkah realisasi DP diperkecil.

Nah untuk penertiban taksi gelap itu kita akan tim terpadu, ada Danlanud, Dishub, Polresta, Satlantas, Denpom, Dandim, Pol PP. Kita pemerintah ini ada aturan, prosedur, izin walikota trayeknyo, dak bisa diacak-acak, Masripin M Thoyib," ujar Kadishub Kota Palembang.

Atas hasil keputusan ini, Rudi Alwazan BM Bluebird Palembang akan mengikuti aturan main PTAP II yang punya otoritas hak. Hanya saja ia sayangkan tindakan anarkhis. "Kita lagi rapat sedang duduk bersama, di luar mereka merusak. Kita akan teruskan masalah pengerusakan ini ke yang berwenang karena negara ini negara hukum jalani prosedur," ujar Rudi.

Tulus Budiarso, Manajer Taksi Balido mengatakan pihaknya masih berharap bantuan dari walikota untuk peremajaan taksi. Inilah yang akan meringankan pemilik taksi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved