SEA Games XXVI 2011
Irene Sasihiang ke Final
Petinju putri Indonesia Irene Sasihiang memastikan diri melaju ke babak Final tinju SEA Games XXVI di GOR Tinju Kampus Palembang, Jumat (18/11/2011).
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Vanda Rosetiati
Melajunya Irene Sasihiang yang turun di kelas Fly
51kg dengan mudah
memetik angka dalam pertarungan selama empat ronde
atas petinju Laos,
Songka 24-7. Di final Irene akan bertemu dengan
Sopida Satumrum dari
Thailand.
Dengan melajunya Irene ini semakin menambah peluang timnas untuk
mengumpulkan
medali emas di cabor tinju ini yang ditargetkan dua emas.
Sebelumnya
dua petinju putra telah lebih dulu ke final di kelasnya
masing-masing,
Afdan Bachtila dan Alex Tatontos.
Sementara petinju putri
Indonesia yang lain sepertinya bertumbangan.
Ada Apriliany
Pricilia di kelas Pin 46kg, Selly Wanimbo di Fly 48kg
dan Paryama
Welmi di kelas Feather 57kg.
Apriliany kalah angka 9-20 atas petinju
FiliPina, Gabuco Joise. Selly
Wanimbo juga kalah atas petinju
asal Filipina Appari Alice Kate
8-18. Lalu Paryama Welmi kalah atas
petinju Thailand, Tassamalee
Thongjan 14-15.
Kemudian
petinju putra Indonesia lainnya, Hitahirun Dennisius Agust
yang
turun di kelas Light Fly 46-49kg kalah angka dari petinju asal
Thailand,
Pongprayoon Kaeo dan Langi Rafly kalah angka atas petinju
asal
Vietnam, Tran Quoc Viet.
"Ya, karena untuk petinju putri,
semuanya baru muncul dan langsung
menghadapi petinju senior, seperti
Welmi Paryama, yang hanya kalah
satu poin atas petinju Thailand,"
ujar Ketua Harian PB Pertina,
Brigjen TNI, Arief Rachman.
Arief
menilai perjuangan para petinju Indonesia masih dalam batas yang
wajar,
meskipun lima petinju Indonesia yang tumbang hanya mengantongi
medali
perunggu.
"Dua petinju putra dan satu putri sudah ada di final.
Kita sendirikan
memang tidak diunggulkan, semua mengatakan bahwa
Thailand lah yang
unggul di cabor ini. Jadi kita berharap semua yang
masuk final itu
dapat menyumbangkan emas," cetusnya.
Pelatih
tinju Indonesia, Ronni Sigarlaki, mengakui, kekalahan Langi
Rafly
lantaran lawannya, Tran Quoc Viet asal Vietnam memiliki fisik
yang
lebih besar dan tinggi. Indonesia masih ada dua petinju lagi di
laga
semifinal, Julio Bria di
kelas Fly 52kg dan Mandiangan Matius di
kelas Light 60 kg.