SEA Games XXVI 2011
Pintu Utama Dijaga, Pintu Alternatif Dibiarkan
Alat-alat keamanan masuk JSC tidak terdapat pada pintu masuk lainnya. Padahal pintu itu akses masuk warga ke JSC.
Penulis: Refli Permana | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bagi warga yang sudah sering menonton SEA Games yang sedang berlangsung di Jakabaring Sport City (JSC), sudah tidak asing lagi melihat tiga pintu pemeriksaan tubuh dan alat pemeriksa tas yang berada di pintu gerbang JSC.
Namun anehnya, alat-alat yang dipasang untuk keamanan JSC tersebut tidak terdapat pada pintu masuk lainnya. Padahal, pintu tersebut juga menjadi akses masuk warga ke JSC.
Pintu yang dimaksud tersebut berada di dekat Dekranasda, atau tepat bersebelahan dengan venue bisbol. Dibanding pintu utama, pintu alternatif ini hanya dipasangi pagar yang mudah dilewati para pengunjung. Bahkan, para aparat yang menjaga pintu tersebut terkesan membiarkan pengunjung masuk.
Tepatnya bukan hanya para pengunjung yang bisa bebas masuk. Para pedagang kaki lima, seperti pedagang pempek atau rokok keliling, dengan mudah melewati pintu tersebut.
"Pintu itu bukan tanggung jawab kami. Pokoknya kami sudah menjalankan prosedur pengamanan di pintu ini. Kalau untuk pintu itu, tanya saja sama yang jaga," ujar salah satu aparat kepolisian berseragam cokelat, yang sedang bertugas meenjaga gerbang utama JSC, pada seorang warga Jumat (18/11/2011).
Wajar kalau warga tersebut bertanya, untuk apa pengamanan super ketat kalau di pintu itu tidak dilakukan pemeriksaann seperti pintu utama.
"Bagaimana kalau ada orang yang masuk tidak ketahuan membawa senjata," kesal warga tersebut.