Jibut Pernah Bela Sumsel
Jibut pernah membela kontingen Sumsel pada waktu PON XII 1989 yang lalu.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Vanda Rosetiati
Saat itu, Jibut bersama Kusnadi, Fauzi Achso, dan Akhmad Yusuf Wibowo mendapatkan medali perunggu di nomor kerja sama di udara. "Kenangan tentang Mas Jibut sangat banyak. Beliau peterjun pemberani yang supel, riang, loyal dan optimis,"kata Ketua Pordirga Cabang Terjun Payung Pengprov FASIDA Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo, Senin (13/6/2011).
Yang menyedihkan, kata Yusuf, Jibut bermaksud membela lagi kontingen Sumsel pada PON Riau tahun 2012.
"Mas Jibut menawarkan diri kepada kami untuk bela Sumsel lagi. Ia ingin turun lagi di nomor kerja sama di udara. Tapi, tawarannya itu belum sempat kami jawab,"kata Yusuf.
Menyinggung kemungkinan kesalahan prosedur sebagai penyebab kecelakaan, Yusuf menduga juga demikian.
"Terjun payung ini memang olahraga berisiko namun tetap aman bila sesuai prosedur. Karenanya penguasaan diri dan sifat low profile mutlak dimiliki peterjun,"kata Yusuf.
Di kalangan kawan-kawannya, Jibut dikenal sebagai peterjun yang pemberani dan tidak ada "matinya".
Jibut pertama kali terjun free fall pada umur 14 tahun. Putra mantan Pangkowilhan Sumatera itu dikenal sering melakukan terobosan. Ia juga dikenal master untuk pelipatan payung. Jumlah terjunnya minimal 5.000 kali. Ia sudah pernah memecahkan rekor dunia juga.
Bahkan, ia sempat kecelakaan tahun 2004 dan pernah koma selama dua bulan. Saat kecelakaan itu ia terjun dengan satuan militer di Jeddah Arab Saudi pada even olimpiade terjun.
Wahyuni, sahabat Jibut, mengatakan bahwa pagi hari sebelum sahabatnya tersebut terbang untuk terjun payung, korban sempat menitipkan anaknya, Rizki Harimurti.
"Titip anak ya. Suruh tunggu di sini,"katanya menirukan pesan Jibut.
Diberitakan sebelumnya dua peterjun sipil yakni Yudho Baskoro dipanggil Jibut dan Yonas Rizal Krisna tewas saat latihan di Lapangan Golf, Bandung Indah Golf, Kompleks Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2011) sekitar pukul 10.00.