Mendesak Pembangunan Jembatan Kotanegara

MARTAPURA, RABU - Warga yang bermukim disejumlah desa seberang sungai Komering dalam Kecamatan Madang Suku I dan Batumarta Kecamatan Madang Suku III mengharapkan pembangunan jembatan komering desa kota negara segera dituntaskan, mengingat warga sekitar selama ini hannya mengandalkan perahu sebagai sarana transportasi.
"Karena tidak ada jembatan satu-satunya jalan untuk bisa sampai keseberang adalah dengan naik perahu," ungkap Kasmir warga setempat, Rabu (17/12).
Menurutnya ongkus yang dikeluarkan penumpang perahu untuk sampai kedesa seberang Rp 1.000 perpenumpang,sedangkan untuk dikenakan ongkos Rp 500 perkilogram. "Kadang kita harus berpikir dua kali jika hendak bepergian ke seberang apalagi dengan membawa sepeda motor, sebab satu unit dikenakan ongkos Rp 1.500 perunit belum termasuk orangnya dan ongkos barang bawaan, jadi wajar saja jika harga sembako didesa seberang sungai ini juah lebih mahal jika dengan harga didesa sekitar ruas jalan Komering," imbuhnya.
Sementara itu Tomo warga Batumarta IX Kecamatan Madang Suku III mengaku warga sekitar selama ini jika hendak bepergian ke Palembang harus balik belakang ke pasar Gotong Royong Batumarta unit dua Kabupaten OKU,padahal jika ada jembatan penyeberangan jarak tempuhnya jauh lebih dekat dengan ruas jalur komering.
"Jika nanti jembatan desa Kota Negara itu sudah selesai dibangun, jelas kita warga di Batumarta ini akan di diuntungkan," ucapnya.
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten OKU Timur,Ir Agus Sunaryo ketika dikonfirmasi mengatakan jembatan komering desa Kota Negara Kecamatan Madang Suku II itu nantinya akan membuka akses ekonomi warga desa Surabaya,Nikan dan desa sekitarnya termasuk wilayah Batumarta mulai dari unit 9,8,6 dan unit 7.
"Pembangunan jembatan komering desa Kota Negara itu merupakan tanggung jawab PU Bina Marga Provinsi, mengenai panjang dan target kapan selesainya kita tidak tahu perisis," imbuhnya.
Ditegaskan Agus,Jika jembatan ini sudah difungsikan maka lalu lintas perekonomi warga sekitar akan berjalan dengan lancar terlebih jika jalannya juga di perbaiki.
"Nantinya pembangunan diwilayah itu akan lebih merata lagi," tambahnya.
Berdasarkan pengamatan dilapangan, pengerjaan pembangunan jembatan komering desa kota Negara yang bakal berdiri kokoh diatas sungai komering itu baru berjalan sekitar 15 persen dan masih sebatas pengecoran dibagian pangkal jembatan,terlihat sejumlah material menumpuk disekitar lokasi termasuk sejumlah pekerja bangunan nampak sibuk dengan tugasnya masing-masing.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved