Kanal

Mengungkap Mitos Larangan Menikah di Bulan Suro, Nasib Buruk hingga Cerita Batara Kala!

Ilustrasi - ISTIMEWA

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizki A Tiara

SRIPOKU.COM - Hari ini, masyarakat Muslim merayakan pergantian tahun baru Islam 1440 Hijriyah atau dalam bahasa Jawa disebut bulan Suro.

Bagi masyarakat Jawa, bulan Suro dianggap sebagai bulan yang keramat.

Bahkan, ada pantangan untuk menyelenggarakan hajatan pernikahan selama bulan Suro.

Tak heran, menjelang akhir bulan Dzulkahijjah atau Dzulhijjah, masyarakat Jawa buru-buru menggelar hajatan pernikahan sebelum memasuki bulan Suro.

Alasan pantangan menggelar hajatan pernikahan di bulan Suro adalah dikhawatirkan pasangan yang menikah akan mendapat nasib buruk.

Ada beberapa hal yang menyebabkan masyarakat Jawa begitu mengeramatkan bulan Suro.

Sebagaimana dikutip TribunTravel.com dari laman Intisari Online, menurut pengamat budaya Jawa, Han Gagas bulan Suro dikuasai Batara Kala.

Ini berdasarkan pada kepercayaan Hindu.

Adapun Batara Kala sang penguasa Suro juga merupakan penguasa waktu yang menjalankan hukum karma atau sebab akibat.

Halaman
1234
Editor: Candra Okta Della
Sumber: TribunTravel.com

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer