Kanal

Jambret Mahasiswi Untuk Modal Nikah, Pria di Palembang Ini Ditangkap 2 Hari Pasca Menikah

Wisny (27), pelaku jambret ketika ditangkap unit Pidum Polresta Palembang, usai akad nikah, kemarin. - SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Wisnu Prashetiyo (27) harus mengubur niatnya berbulan madu bersama istri yang baru dinikahinya 2 hari.

Wisnu harus menghabiskan waktunya di tahanan karena terlibat kasus penjambretan salah satu mahasiswi di Palembang, Sabtu (8/9).

Ketika ditemui di ruang piket reskrim Polresta Palembang, Wisnu mengaku nekat melakukan aksi jambret terhadap seorang mahasiswi yakni Xaneira, mahasiswi berusia 18 tahun, lantaran tak ada uang u

Baca: Lakukan Pemotretan, Evelin Anjani Bikin Pangling Netizen, Pakai Hijab Hingga Ekspresi Jadi Sorotan

Aksi ini pun dilakukannya sebelum melangsungkan akad nikah, Kamis (30/8/2018).

Dimana diketahui, Wisnu menikah, Minggu (2/9) di rumah istrinya di Jalan Pakjo Kota Palembang.

Selanjutnya, Wisnu ditangkap di daerah Kambang Iwak saat akan menjual hasil jambretannya.

"Saya menjambret 2 hari sebelum nikah dan ditangkap 2 hari setelah akad nikah. Korban kalau tidak salah mahasiswi, dia luka di wajah dan kaki setelah jatuh dari sepeda motor," ungkap Wisnu, Senin (10/9).

Baca: Tiga Amalan Sunnah Dianjurkan di Awal Tahun Baru Hijriah

"Rencana mau ngajak istri bulan madu, sekarang rencana itu batal karena saya keburu ditangkap polisi," katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi menyebut Wisnu ditangkap terkait kasus jambret. Dalam kasus itu, korban mengalami luka setelah terjatuh dari motor dan barang-barang berharganya pun hilang.

Baca: 4 Tips Wajib Diperhatikan Sebelum Pindah Rumah

"Korban mengalami luka berat, tubuhnya luka setelah terjatuh dan terseret saat di jambret. Kerugian kemarin ada Hp, uang tunai yang totalkan sekitar Rp 10 juta," kata Yon Atas perbuatanya, Wisnu kini harus tidur di sel tahanan Polresta Palembang.

Dia dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post

Fenomena Air Terjun Sedudo Nganjuk Berubah jadi Hitam Pekat, Pengunjung Dilarang Mandi

Berita Populer