Kanal

Relawan Bumi Bantu Urus Administrasi Kependudukan hingga Surat Tanah Korban Kerbakaran

Warga bersama Relawan Bumi berfoto bersama usai bersama-sama membersihkan puing-puing sisa kebakaran pada Minggu (9/9/18). - SRIPOKU.COM/RIZKA PRATIWI UTAMI

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rizka Pratiwi Utami

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pasca bencana kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk Jalan DR M Isa Palembang Lorong Sepakat RT 12 Kelurahan Kuto Batu Kecamatan IT III Palembang pada Kamis (30/8/2018), nampak korban masih dilanda kesedihan.

Dari kejadian tersebut setidaknya menghanguskan 15 rumah yang dihuni sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK).

Pantauan Sripoku.com, Minggu (9/9/2018) nampak sejumlah korban kebakaran dibantu Relawan Bumi masih membersihkan puing-puing sisa dari bencana kebakaran tersebut.

Baca: Toko Mas di Sayangan 16 Ilir Dirampok, Pelaku Kabur Naik Perahu Ketek ke Sungai Musi

Seperti pemberitaan sebelumnya, Dikehatui api muncul pertama kali dari kediaman Muhammad Idris yang diduga lantaran terjadi konsleting listrik dari kamar mandi dan membesar hingga merembet ke rumah yabg ada di sekitarnya.

Warga korban kebakaran dibantu Relawan Bumi membersihkan puing sisa bencana. (Sripoku.com/Rizka)

"Saat ini kami hanya membangun pondok kecil untuk berteduh karena tidak ada tempat tinggal lain. Sedangkan ngontrak harus butuh biaya. Kami membangun pondok dengan bahan dan alat seadanya, material seperti bata, terpal serta karpet sangat kami butuhkan sekarang," ungkap Idris ditemui Sripoku.com di lokasi.

Baca: Penetapan DCT Legislatif Lahat. Koordinator GP3L : Jika Tak Mau Rugi Warga Harus Peduli Pileg

Ia mengatakan, saat terjadi kebakaran dirinya sedang membantu menguburkan saudaranya di kawasan Kandang Kawat dan di rumah hanya ada anaknya berumur 14 tahun yang sedang tidur.

"Saat anak saya terbangun kondisi sekitar sudah panas karena api. Pas saya diberi kabar, saya langsung pulang. Setelah tiba rumah saya sudah hangus api juga masih menyala di rumah tetangga lainnya. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan hanya tersisa pakaian yang dikenakan," jelasnya.

Korban kebakaran mencari barang yang bisa diselamatkan di sisa puing kebakaran. (Sripoku.com/Rizka)

Senada, Sumiati korban kebakaran lainnya, menuturkan setelah dari rumah Idris api langsung menyambar kerumahnya dan rumah lain posisi berdampingan.

Baca: Pertandingan Sriwijaya FC vs Persipura, Terbang Lebih Cepat ke Jayapura agar Tak Kelelahan

"Surat tanah, ijazah anak saya serta buku nikah saya pun belum sempat diselamatkan pak, suami saya mencoba memadamkan api jadi terkena percikkan dan patahan kayu hingga luka dibagian kaki," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rizka Pratiwi Utami
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer