Kanal

Sudah Ada Fatwa MUI, Hanya Sedikit Siswa di Muaraenim Melakukan Imunisasi Rubbela

Siswi MIN 1 Muaraenim mendapat imunisasi MR, Jumat (7/9/2018). - SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Meski sudah ada Fatwa MUI memperbolehkan vaksinasi Imunisasi Rubella (MR), namun sebagian besar orangtua siswa masih enggan membawa anaknya untuk diimunisasi.

Padahal jadwal program imunisasi MR fase II hanya bulan Agustus - September 2018.

"Kita tidak bisa memaksa, namun kita sudah imbau kepada orangtua siswa untuk mengimunisasi anaknya," ujar Kepala Madrasah Intidaiyah Negeri (MIN) 1 Muaraenim Muslim Ansori SAg di sela-sela kegiatan Imunisasi MR di MIN 1 Muaraenim, Jumat (7/9/2018).

Baca: Video Aliansi BEM Sumsel Kirimkan Medali Emas Kepada Presiden RI

Menurut Muslim, jumlah seluruh siswa MIN 1 Muaraenim adalah 1.018.

Namun yang mengikuti vaksin MR ini tidak sampai setengahnya yakni hanya 350 siswa.

Itu belum ditambah yang tiba-tiba membatalkan anaknya dan anaknya sakit.

Dikatakan Muslim, sebelumnya pelaksanaan kegiatan vaksinasi MR di MIN 1 Muaraenim sempat tertunda.

Baca: Dipercepat, Alex Noerdin Akan Lantik 7 dari 9 Kepala Daerah Terpilih 18 September Ini

Itu karena banyak permintaan orangtuanya untuk menunda imunisasi MR karena masalah kepastian hukumnya apakah halal atau haram.

Karena terjadi gejolak di masyarakat, akhirnya Kemenag menginstruksikan untuk menunda imunisasi MR kepada seluruh di bawah naungan Kemenag.

Halaman
123
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post

Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram

Berita Populer