Kanal

Erick Thohir Jabat Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Jusuf Kalla Ketua Dewan Pengarah

Chairman of Olympic Council of Asia (OCA) Mr Tsunekazu Takeda didampingi Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) Erick Tohir saat menjawab pertanyaan awak media usai melakukan peninjauan di Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (13/1/2018). - SRIPOKU.COM/RM RESHA AU

SRIPOKU.COM -- Bos Mahaka Group, Erick Thohir resmi menjabat Ketua Tim Pemenangan Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Sementara itu, Jusuf Kalla ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pengarah tim pemenangannya dalam pemilihan presiden 2019.

Hal itu disampaikan bakal calon presiden Joko Widodo dalam jumpa pers di posko kubu Jokowi-Ma'ruf di Jalan Cemara (Posko Cemara), Menteng, Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Baca: Wapres Jusuf Kalla Apresiasi Penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang

"Ketua Tim Kampamye Nasional adalah Bapak Erick Thohir," ujar Jokowi.

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menyambangi Kota Palembang. (IST)

"Pada sore ini saya juga akan umumkan posisi Ketua Tim Dewan Pengarah yang akan diisi oleh Bapak H. M. Jusuf Kalla," kata Jokowi ditempat yang sama.

Baca: Wapres Jusuf Kalla Apresiasi Penyelenggaraan Asian Games 2018 di Palembang

Jokowi menjelaskan, keputusan itu diambil setelah dirinya berkomunikasi dengan Ma'ruf, ketua umum dan sekjen parpol pengusung dan pendukung, relawan dan banyak tokoh.

Ikut hadir para sekretaris jenderal partai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma'ruf.

Mereka kompak mengenakan kemeja putih. Kubu Jokowi-Ma'ruf sebelumnya sudah menyerahkan struktur tim kampanye ke KPU. Namun, saat itu belum tercantum ketua tim.

Baca: Pawai Obor Asian Games 2018 Tiba di Blitar, Erick Thohir Sempatkan Ziarah ke Makam Bung Karno

Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Diumumkan Pekan Depan Sesuai dengan aturan dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, hingga satu hari jelang pelaksanaan kampanye, atau 22 September 2018, tim kampanye maupun juru kampanye masih bisa direvisi.

sesuai dengan aturan yang tercantum dalam Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, hingga satu hari jelang pelaksanaan kampanye, atau 22 September 2018, tim kampanye maupun juru kampanye masih bisa direvisi.

Nemun demikian, Jokowi tak menjelaskan lebih lanjut soal alasannya menunjuk Kalla sebagai Ketua Tim Dewan Pengarah.

"Saya rasa tak perlu lagi dijelaskan, semua sudah sama-sama tahu," ucapnya singkat.

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Kompas.com

Hasil Final Polling Mata Najwa di 3 Sosmed, Prabowo-Sandi Unggul dari Jokowi-Ma'ruf Amin

Berita Populer