Kanal

Dolar Terpuruk, Harga Suku Cadang Kendaraan di Palembang Tetap Stabil

dolar -

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rupiah yang terus melemah ke level hampir Rp15.000 disinyalir akan berdampak ke berbagai sektor ekonomi dan bisa memicu kenaikan sejumlah harga barang termasuk di antaranya sepeda motor dan suku cadang.

Kepala Wilayah Astra Motor Sumsel, Ronny Agustinus mengatakan hingga kini penguatan dolar AS belum berpengaruh besar terhadap penjualan dan harga sepeda motor dan suku cadangnya.

"Meskipun kendaraan Honda adalah pabrikan Jepang namun saat ini belum ada kenaikan harga untuk suku cadang. Hal ini karena suku cadang dibuat di dalam negeri dan tidak impor namun untuk kualitas juga standarisasi yang telah ditentukan," ujarnya kepada Sripoku.com, Rabu (05/09/2018).

Baca: Tubuh Bocah 5 Tahun di OKUS Ini Bersisik. Orang Tua Curiga Gara-gara Bunuh Ular Saat Hamil

Dia menambahkan selain suku cadang, produk motor Honda lainnya juga tidak terdampak melorotnya nilai tukar rupiah sebab produksi dilakukan di pabrik tanah air.

Khusus Honda PCX, sebelumnya memang diimpor dalam bentuk CBU (Completely Built Up) namun saat ini seri sepeda motor ini telah diproduksi penuh di Indonesia.

" Sepeda motor untuk saat ini harganya masih normal serta harga perawatan pun tidak kendaraan juga tidak mengalami kenaikan," tambahnya.

Baca: Jadi Penyanyi Kenamaan, Siti Badriah Lakukan Aksi Norak Ini di Hotel Mewah, Netizen Dibuat Heboh

Melihat pergerakan dolar yang terus merangkak naik, Ronny melanjutkan pihaknya bisa menyesuaikan harga kendaraan yang akan dijual di pasaran.

"Dalam waktu dekat memang belum ada kenaikan. Namun bukan tidak mungkin jika dolar Rp15.000 kami juga akan lakukan penyesuaian harga," katanya.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer