Kanal

Wisata Pantai Terusan Tebingtinggi tak Terawat, Sampah Plastik Dibiarkan Berserakan

Sampah berserakan di lokasi wisata Pantai Terusan Desa Terusan Tebingtinggi, seperti sampah bekas botol plastik air mineral dan kantong plastik, Rabu (5/9/2018). - SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG-- Lokasi wisata Sungai Musi yang biasa warga Tebingtinggi sebut dengan sebutan "Pantai Terusan" berada di Desa Terusan, Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang banyak sampah berserakan.

Pengamatan Sripoku. com lokasi Pantai Terusan banyak terdapat sampah berhamburan bekas pengunjung yang datang seperti sampah bekas botol air mineral dan plastik kantong kresek.

Dari kejauhan memang tidak begitu tampak sampah- sampah bekas ini berserakan namun ketika didekati berserakan jelas terlihat memutih.

Salah seorang pengunjung Angga (23) menyayangkan kondisi lokasi wisata pantai terusan, menurutnya pengunjung harus juga perhatikan kebersihan lingkungan atau lokasi pantai terusan jangan sampai buang sampah sembarang.

"Lokasi cukup bagus, cuma sampah bekas pengunjung mesti diperhatikan, pengunjung jangan asal buang sampah sampai berserakan, " kata Angga, Rabu (5/9/2018)

Baca: Daftar 12 Pemain Bergaji Tertinggi per Musim Liga Italia 2018-2019, Angka Ronaldo Fantastis

Baca: Petenis Unggulan Tuan Rumah Bergelar Juara Bertahan Tumbang, Serena Williams Melaju ke Semifinal

Warga lainnya, Akbar, sebagai masyarakat Tebingtinggi mengatakan lokasi wisata pantai terusan harusnya di rawat dan dijaga.

Karena lokasi wisata di Tebingtinggi sedikit sekali, jadi setiap sabtu minggu atau hari libur lainya pasti ramai dikunjungi.

Menurutnya instansi terkait juga harus memperhatikan tempat pembuangan sampah. Karena sangat disayangkan lokasi cukup ramai dikunjungi warga bertaburan sampah.

"Instansi terkait harus menjaga kebersihan disitu, kapan perlu libatkan dinas dari petugas kebersihan, " ungkap Akbar .

Kepala Dinas Pariwisata Empatlawang, Mgs Nawawi dikonfirmasi, mengatakan mereka baru berencana lokasi wisata tersebut dikelolah oleh desa, sehingga kebersihan bisa dijaga oleh masyarakat sekitar.

"Memang untuk kebersihan disitu tidak ada petugasnya, karena tidak ada biaya untuk petugas kebersihan, namun kami harap warga bisa menjaga kebersihan saat mengunjungi lokasi. ke depan akan kita perbaiki dan kelolah dengan benar, " kata Wawi. (*)

Penulis: Awijaya
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post

Kronologi Polisi Gadungan Perkosa Siswi SMK di Hadapan Pacar, Berawal Kepergok Mesum di Warnet

Berita Populer