Kanal

Hujan Datang, Jalan Penghubung Desa di Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan Membahayakan

Salah seorang pengendara tengah melewati badan jalan yang digenangi air nerlumpur ketika mengangkut hasil bumi, Rabu (5/9/2018). - SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH

Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Buruknya akses jalan perlintasan warga di Kecamatan Buay Pemaca dikeluhkan warga setempat dan pengendara yang melintas.

Hujan beberapa hari belakang ini menyebabkan jalan becek dan berlumpur bahkan sebagian jalan terendam bagaikan kubangan kerbau.

Pantauan sripoku.com, Rabu (5/9/2018), sepanjang jalan berkisar 4 kilometer terdapat banyak lubang berukuran kecil maupun besar dengan kedalaman yang beragam mulai dari 20 cm hingga 30 cm.

Baca: Pasca Asian Games 2018, JSC Mulai Dilirik Negara Bersalju Untuk Dijadikan Training Camp

Di musim penghujan merupakan kendala tersendiri bagi warga masyarakat sekitar, lubang-lubang pada badan jalan nampak seperti kubangan karena dipenuhi air hujan.

Warga setempat Syamsuri salah seorang pengguna jalan yang kerap melintas mengaku terpaksa harus melewati badan jalan yang berbahaya disaat musim penghujan seperti saat ini.

"Ya beginilah keadaan jalan kita mas, pengguna jalan harus berhati - hati karena bisa membahayakan diri sendiri, kalau tidak biasa lewat,"ujarnya.

Baca: Universitas Bina Darma Palembang Buka Kelas Online Khusus Karyawan

Dikatakannya, di musim penghujan kondisi jalan demikian makin berbahaya sebab genangan air yang rata pada badan mengakibatkan badan jalan tidak terlihat dengan jelas.

Pengguna jalan lain Zulkarnain juga mengeluhkan kerusakan jalan satu-satunya akses utama belasan Desa di Kecamatan Buay Pemaca menuju Kota Muaradua sudah sekitar 2 tahun lebih dan belum tersentuh perbaikan.

"Hampir 2 tahun lebih jalan ini mengalami kerusakan demikian namun tak kunjung diperbaiki,"ujar zulkarnain rarga Desa Curup.


Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer