Kanal

Delapan Delegasi UID Iran Sambangi Gubernur Sumsel

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin menyambut delegasi UID Iran saat mengunjungi Griya Agung, Selasa (4/9/2018) - Dok. Humas Pemprov Sumsel

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengungkapkan dengan tegas mendukung segala bentuk kerjasama yang terjalin antara Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dan University of Islamic Denomination (UID) Iran.

Pernyataan tersebut diungkapkan Alex di hadapan 8 orang delegasi UID Iran yang beraudiensi di Griya Agung Selasa (4/9).

Baca: Hari Pelanggan Nasional, Telkomsel Siapkan Berbagai Hadiah Menarik, Segera Tukar Telkomsel POIN

Menurut Alex, sejak dulu bangsa Persia sudah terkenal dengan orang-orang yang pandai, cerdas serta cendikiawan terkemuka.

Atas dasar itulah dia meyakini kerjasama UIN RF dan UID akan berpengaruh besar pada pengembangan UIN RF di Sumsel ke depan.

"Sejak dulu zaman kemaharajaan Persia, negara ini menjadi salah satu pusat kemajuan tekonolgi dan budaya. Karena itu tepat sekali jika UIN melakukan kerjasama dengan mereka," jelas Alex.

Baca: Video Usai Asian Games 2018 LRT Sepi Penumpang

Beberapa delegasi yang hadir tersebut di antaranya Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Teknologi UID Iran Mr DR. Hojatollah Ebrahimian dan Wakil Rektor Bidang Akademik UID Mr. Prof. Dr. Reza Saberi.

Rombongan ini datang didampingi juga oleh Rektor Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Prof Dr. H.M.Sirozi.PH.D. serta Wakil Rektor I UIN RF Dr. Ismail Sukardi.

Baca: Beto Berharap Luis Milla Benar-benar Bertahan Latih Timnas Indonesia, Karena 2 Rahasia Penting Ini

Dalam kesempatan tersebut Alex juga sempat memutarkan video 3D pembangunan Masjid Raya Sriwijaya dan kampus UIN RF yang super megah di kawasan Jakabaring.

Jika dalam dua tahun pembangunan tersebut selesai, dia yakin kampus UIN akan menjadi kampus terbaik di Indonesia. Adapun progres pembangunan kampus tersebut saat ini sudah pada tahap pembangunan menara.

Baca: Ini Dia 10 Smartphone Berkinerja Terbaik Agustus 2018 Versi AnTuTu

"Kami bukan provinsi yang kaya dan besar tapi kami melakukan dengan perbuatan nyata bukan hanya ceramah dan retorika. Nah kita negara-negara Islam kalau mau berkembang harus begitu juga, harus bersatu," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Siti Olisa

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer